Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Dinsos Babel Akan Berikan Sembako kepada Keluarga Kurang Mampu yang Ditinggalkan karena Isoter

Erzaldi Rosman meminta pemerintah kota/kabupaten hingga desa menyiapkan tempat isolasi terpadu bagi masyarakat yang positif Covid-19 di wilayahnya.

Penulis: Magang1 | Editor: El Tjandring
Bangkapos.com/Riki Pratama
Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Bangka Belitung, Budi Utama. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman meminta pemerintah kota/kabupaten hingga desa menyiapkan tempat isolasi terpadu bagi masyarakat yang positif Covid-19 di wilayahnya.

Perintah ini disampaikan langsung ke kepala desa melalui rapat via aplikasi Zoom bersama kepala desa, kecamatan dan instansi terkait lainya, pada Jumat (6/8/2021) di kantor gubernur.

Dalam kesempatan itu, Pemprov Bangka Belitung melalui Dinas Sosial akan memberikan bantuan sembako terhadap keluarga kurang mampu yang ditinggalkan karena melakukan isolasi terpadu.

Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Bangka Belitung, Budi Utama, mengatakan, pemerintah desa diberikan intruksi untuk menyewa gedung di desa untuk dapat dijadikan tempat isolasi terpadu.

"Dengan menggunakan dana desa sebanyak delapan persen untuk penanganan Covid-19. Mereka sistem sewa tempat atau rumah kosong digunakan sebagai isolasi terpadu yang bisa diisi 5 sampai 10 orang. Tetapi memang saat ini belum semua desa yang melakukan itu," jelas Budi Utama kepada Bangkapos.com, Jumat (6/8/2021) di kantor gubernur.

Budi mengatakan isoter wajib disediakan oleh pemerintah desa, sebagai upaya mendukung kebijakan Pemerintah Provinsi Babel telah lebih dahulu membuka isoter di Asrama Haji dan BLKI.

"Untuk penerapan isoter di desa-desa, dinas sosial juga bakal menyiapkan semacam sembako untuk warga melakukan isolasi terpadu di desa yang sudah ada tempat isolasinya," lanjutnya.

Lebih jauh, kata Budi Dinas Sosial juga bakal membantu warga kurang mampu yang ditinggalkan keluarganya melakukan isoter diberikan bantuan sembako untuk kebutuhan selama 10 hari.

Baca juga: Sosok Mantan Pacar Calon Kowad Cantik Ini Diburu Warganet, Sang Kakak Langsung Dapat Warning ini

Baca juga: Greysia/Apriyani Tak Hanya Dapat Rp5 Miliar, Tapi Masih Kalah dengan Bonus Atlet Negara Tetangga

"Misalnya dalam satu keluarga ada yang di isolasi terpadu, sehingga ia tidak dapat bekerja maka keluarga yang ditinggalkan akan mendapatkan bantuan sembako dari pemerintah. Tetapi memiliki kategori, warga kurang mampu, yang terdata sesuai data dari kepala desa, TKSK dan PSM bahwa layak untuk dibantu," ujarnya.

Budi mengatakan bantuan tersebut berupa sembako yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari masyarakat.

"Ini mungkin akan dimulai pada Minggu depan. Kita akan memberikan bantuan kepada keluarga yang ditinggalkan selama isoter dengan kategori kurang mampu," lanjutnya.

Baca juga: Tersangka Kasus Ambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19 Terpapar Corona, Begini Tindakan Polres Bangka

Baca juga: Peti Jenazah Pasien Covid-19 Dibongkar Paksa Keluarga Terjadi di Sungailiat

Dia mengharapkan pemerintah desa dapat bergerak mensosialisasikan upaya Pemprov Babel dan terus mengajak warga agar  patuh terhadap protokol kesehatan Covid-19.

"Mari relawan untuk bergerak sosialisasikan dalam upaya menekan angka Covid-19 di tingkat desa. Karena kasus kematian saat ini meningkat di desa selalu ada dalam satu harinya yang meninggal dunia," ujarnya.

(Bangkapos.com/Riki Pratama)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved