Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid Sesalkan Masih Ada Warga Tak Percaya Covid-19

Juru Bicara  Gugus Tugas Penanganan Covid 19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra menyayangkan masih ada masyakarat yang tidak percaya wabah covid-19.

Penulis: deddy_marjaya | Editor: nurhayati
DOK BANGKA POS
Jubir Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Juru Bicara  Gugus Tugas Penanganan Covid 19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra menyayangkan masih ada masyakarat yang tidak percaya wabah Covid-19.

Akibatnya terjadi pengambilan paksa oleh sejumlah warga terhadap pasien meninggal yang Swab TCM dinyatakan positif covid 19 di RSUD Depati Bahrin. 

"Tim Satgas sudah memberikan penjelasan kepada keluarga aturannya namun masih mengambil paksa jenazah, mereka ramai ramai datang merebut jenazah jadi ini kewenangan polisi untuk memproses hukumnya," kata Boy Yandra 

Seperti diketahui kasus pengambilan paksa jenazah pasien positif Covid-19 di RSUD Depati Bahrin Sungailiat Kabupaten Bangka berbuntut panjang.

Pasien atas nama Achmad Mawardi yang meninggal dunia dan positif terkonfirmasi covid 19 Senin (26/7/2021) diambil paksa oleh keluarga dan kerabat.

Pengambilan tanpa prosedur penanganan pasien meninggal terkonfirmasi positif covid 19. Selanjut kasus tersebut dilaporkan oleh pihak RSUD Depati Bahrin dan ditangani oleh Unit Tipdter Sat Reskrim Polres Bangka. 

Baca juga: Ambil Paksa Jenazah Covid 19, Anwar Jadi Tersangka, Begini Kronologisnya

Baca juga: Ternyata Masih Ada Kasus Lain Pengambilan Paksa Jenazah Pasien Covid-19, Pelaku Diancam Pasal Ini  

Baca juga: Peti Jenazah Pasien Covid-19 Dibongkar Paksa Keluarga Terjadi di Sungailiat

Setelah dilakukan penyelidikan dan memintai keterangan pelapor dan saksi pada Kamis (5/8/2021) dipimpin oleh Kasat Reskrim AKP Ayu Kusuma Ningrum dan Kanit Tipidter Ipda Dana dilakukan penjemputan terhadap Anwar Ali Zain yang telah ditetapkan sebagai tersangka guna dimintai keterangan.

Anwar Ali Zain sebelum diperiksa lebih dahulu dilakukan swab antigen dan hasilnya positif covid 19. Selanjutnya Anwar Ali Zain langsung dibawa ke Mess Elminit PT Timah Tbk guna diisolasi dan dirawat.

Sementara itu AKP Ayu Kusuma Ningrum mengatakan, pihaknya baru menetapkan satu orang tersangka dalam kasus ini. 

Itupun tertunda pemeriksaan karena yang bersangkutan positif covid 19 setelah dilakukan Swab TCM terhadap tersangka.

Namun tidak menutup kemungkinan akan ada penambahan tersangka karena yang melakukan pengambilan paksa jenazah lebih dari satu orang.

"Kan kita memeriksa saksi saksi termasuk akan memeriksa tersangka yang masih isolasi karena positif nantinya dari sana akan diketahui siapa saja yang terlibat dan bisa jadi ada penambahan tersangka," kata AKP Ayu Kusuma Ningrum.

(Bangkapos.com/Deddy Marjaya)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved