Breaking News:

Opini

Learning Loss: Dampak Pandemi Covid‑19 bagi Dunia Pendidikan

Kalangan siswa tersebut yang lebih rentan mengalami learning loss, yaitu siswa yang tidak memiliki akses untuk PJJ

Editor: Agus Nuryadhyn
Istimewa
ILUSTRASI Belajar online atau daring di masa pandemi covid-19 

 Ati Lasmanawati, M.Pd. ‑ Guru Matematika SMA Negeri 1 Sungailiat

Learning loss merupakan suatu kondisi hilangnya atau menurunnya kompetensi kognitif, afektif, dan psikomotor siswa yang diakibatkan terhentinya proses pembelajaran atau proses belajar yang tidak bermakna (Mahdum, 2021).

Hal ini banyak terjadi di kalangan siswa yang merasa belajar di sekolah jauh lebih menyenangkan, karena mereka bisa bertemu dengan teman‑temannya, berinteraksi dengan guru‑gurunya, dan dapat melakukan hal‑hal lain yang tidak dapat dilakukan dengan hanya belajar di rumah, apalagi hanya belajar sendiri tanpa ada kawan bahkan orang tua yang mendampingi.

DAMPAK fatal dari learning loss yang dialami siswa di masa pademi Covid‑19 yang sudah mulai dirasakan adalah kemungkinan terjadi kasus tingginya tingkat anak putus sekolah (drop out).

Ketidakpastian akan kapan sekolah kembali normal berakibat pada munculnya kebosanan yang mendorong beberapa peserta didiK ingin berhenti sekolah.

Alasan ketiadaan fasilitas, kebingungan menghadapi tugas/PR yang dianggap terus‑menerus dan memberatkan, juga kebosanan membuka jalan untuk para siswa yang hidup di tengah keterbatasan untuk memilih bekerja sehingga dapat meringankan beban keluarga dan bisa menghidupi dirinya sendiri.

Bahkan yang paling miris adalah saat ada orang tua yang memutuskan untuk menikahkan dini putrinya yang masih sekolah, karena anak tidak kunjung pergi ke sekolah sementara kondisi ekonomi yang morat‑marit sehingga alasan ekonomi membuat anaknya harus putus sekolah sebagai upaya untuk mengurangi beban keluarga.

Tentu ini harus kita hadapi dengan penuh empati, terutama mereka yang sudah duduk di kelas/tingkat akhir masa pendidikannya. Waktu dan tenaga yang sudah mereka berikan akan terbuang percuma.

Ada kalangan siswa yang harus menjadi perhatian besar, baik bagi pemerintah pusat maupun daerah akibat dari dampak learning loss di dunia pendidikan. Kalangan siswa tersebut yang lebih rentan mengalami learning loss, yaitu siswa yang tidak memiliki akses untuk pembelajaran jarak jauh (PJJ) terutama dalam penggunaan fasilitas daring/online.

Misalnya, siswa yang ada di pelosok pedalaman bahkan pedesaan yang belum tersentuh atau masih sulit mendapatkan akses internet.

Halaman
123
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved