Breaking News:

Pria Ini Dipenjara Setelah Gunakan Printer Kantor, Ternyata Ini Alasannnya, Hasilkan Uang Rp60 Juta

Dia menghasilkan keuntungan lebih dari 57.000 dolar Singapura (sekitar Rp 60 juta) atas biaya majikannya.

Editor: M Zulkodri
Darwinsyah/BangkaPos
Ilustrasi Borgol 

BANGKAPOS.COM---Seorang manajer produksi di sebuah perusahaan percetakan mulai mencetak barang-barang untuk kliennya sendiri dengan menggunakan peralatan perusahaan.

Dia melakukan perbuatan ilegal itu karena merasa tidak diberi cukup kesempatan untuk meniti kariernya.

Dia menggunakan sumber daya perusahaan untuk memenuhi pesanan untuk klien dan kemudian mendirikan perusahaan percetakannya sendiri.

Dia menghasilkan keuntungan lebih dari 57.000 dolar Singapura (sekitar Rp 60 juta) atas biaya majikannya.

Mike Song (56), divonis satu tahun penjara pada Kamis (29/7/2021).

Dia mengaku bersalah atas dua tuduhan pelanggaran kriminal sebagai karyawan, dengan empat tuduhan lainnya dipertimbangkan.

Pengadilan mendengar bahwa Song bekerja sebagai manajer produksi di 8 Ink Media, yang berspesialisasi dalam layanan pencetakan.

Perusahaan mengalihkan aset dan karyawannya, termasuk Song, ke INX Events & Productions pada Februari 2019.

Song mulai bekerja untuk perusahaan pada Oktober 2014, ketika pertama kali mulai mencetak spanduk.

Sebagai manajer produksi, ia memenuhi pesanan pencetakan yang dikirim ke perusahaan dan dipercayakan dengan sumber daya pencetakan seperti tinta dan kertas.

Baca juga: Terinspirasi Hibah Akidi Tio, Pengusaha Warteg Ini Berikan Sumbangan 2T, Dapat Apresiasi Warga

Baca juga: Ramalan Buat Ayu Ting Ting, Karir Bakal Nyungsep, Ayah Rozak dan Umi Kalsum Bisa Kena Pidana?

Mesin Printer
Mesin Printer (CNA)

Namun, dia mulai menggunakan sumber daya perusahaannya untuk mencetak materi yang dia jual sampingan dari November 2015.

Dia sering absen secara fisik selama jam kantor dan kembali bekerja larut malam.

Song memulai operasi lepasnya karena dia merasa perusahaan tidak memberinya kemajuan atau peluang karier yang cukup meskipun perusahaan sudah berkembang dan berjalan dengan baik.

Dia mendirikan perusahaannya sendiri yang berspesialisasi dalam layanan pencetakan pada Agustus 2016 dan mencari kliennya sendiri saat masih bekerja di 8 Ink Media.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved