Breaking News:

Berita Bangka Barat

Tak Pandang Bulu, Kapolres Bangka Barat Akan Tindak Semua Kegiatan Ilegal di Wilayahnya

Kapolres Bangka Barat AKBP Agus Siswanto mengatakan akan melakukan tindakan tegas sesuai hukum jika ada tindakan ilegal dilakukan oleh masyarakat.

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: El Tjandring
(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)
Kapolres Bangka Barat, AKBP Agus Siswanto. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kapolres Bangka Barat AKBP Agus Siswanto mengatakan akan melakukan tindakan tegas sesuai hukum jika ada tindakan ilegal dilakukan oleh masyarakat.

"Selama dia ada izinnya enggak masalah boleh-boleh aja, jadi pegawai di sini juga boleh kita asasnya tetep orang Indonesia. Kalau enggak berizin kalau enggak ada ya mau orang sini juga, enggak boleh ilegal namanya," ujar AKBP Agus Siswanto, Jumat (06/08/2021).

Sebelumnya diketahui para penambang TI di Kabupaten Bangka Barat, terdapat beberapa orang yang berasal dari luar Kabupaten Bangka Barat.

Seperti halnya para penambang di Desa Selindung, Kecamatan Muntok yang diketahui mayoritas merupakan warga Provinsi Sumatera Selatan yang bahkan, sebelumnya juga melakukan penambangan timah di Toboali, Kabupaten Bangka Selatan.

"Penertiban ya dilakukan sosialisasi dulu, imbauan baru penegakkan hukum. Kalau penegakan hukum didapatkan barang bukti, lalu lagi nambang tetap diproses hukum. Tapi intinya penegakan hukum itu langkah terakhir, artinya kita lebih baik mencegah lah," tuturnya.

Baca juga: Jadi Janda Muda, Intip Serunya Jessica Iskandar Goyang, Ada Cowok Buka Baju di Belakangnya

Baca juga: Momen Para Pembalap MotoGP Berkumpul Saat Valentino Rossi Menyatakan Pensiun, Ada Penerusnya

Baca juga: Inilah Calon Klub Baru Lionel Messi, Ada Kemungkinan Duet dengan Cristiano Ronaldo Terwujud

Lebih lanjut untuk tindakan pemusnahan seperti pembakaran ponton atau alat yang digunakan untuk menambang, AKBP Agus Siswanto mengatakan ada aturan terkait langkah tersebut.

"Masalah pemusnahan itu ketetapan pengadilan, itu harus ditetapkan pengadilan. Kalau memang gak ada yang punya ya bisa saja dimusnahkan, kalau ada yang punya ya di bongkar," katanya.

Sementara itu untuk penertiban TI, dalam waktu dekat pihaknya dipimpin Polda Bangka Belitung akan segera menertibkan TI di perairan Teluk Kelabat Dalam.

Baca juga: Kasus Ambil Paksa Jenazah Covid-19, Polisi Tunda Pemeriksaan Tersangka Gara-gara Ini  

Baca juga: Tersangka Kasus Ambil Paksa Jenazah Covid-19 di Belinyu Tidak Ditahan, ini Alasan Kapolres Bangka

"Kemarin ngecek situasi lapangan, sebelum dilakukan penegakan hukum yang dipimpin oleh Polda Bangka Belitung. Kita mengecek ada beberapa ponton yang tidak beroperasi nanti akan kita tertibkan, hari ini ada rapat di Polda untuk penertiban seperti apa," ungkapnya.

(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved