Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Tersangka Kasus Ambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19 Terpapar Corona, Begini Tindakan Polres Bangka

Proses pemeriksaan tersangka kasus ambil paksa jenazah pasien Covid-19 oleh penyidik Sat Reskrim Polres Bangka ditunda

Bangkapos.com/Yuranda
Foto Ilustrasi - Anggota BPBD, memakamkan jenazah Covid-19, di Tempat Pemakaman Umum, Bukit Lama, Kota Pangkalpinang, Rabu (10/2/2021) malam. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Muhammad Anwar Ali Zain, warga Belinyu Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang menjadi tersangka pengambilan paksa jenazah Covid-19 di RSUD Depati Bahrin dipastikan positif Covid-19 dari hasil swab antigen.

Sehingga saat ini proses pemeriksaan oleh penyidik Sat Reskrim Polres Bangka terhadap tersangka ditunda.

Muhammad Anwar Ali Zain langsung di karantina di Mess Elminit PT Timah Tbk di Pemali.

"Hasil swab antigen terhadap tersangka dan beberapa keluarganya dinyatakan positif Covid-19 sehingga pemeriksaan ditunda. Jadi prores penyidikan menunggu tersangka sembuh dan negatif Covid-19 terlebih dahulu, mengantisipasi penularan tehadap anggota kita," AKBP Widi Haryawan 

Baca juga: Nikahi Janda Montok nan Seksi, Bujang Lapuk Ini Sampai Tak Sanggup Berdiri, Terungkap Fakta Ini

Baca juga: Jadi Janda Muda, Intip Serunya Jessica Iskandar Goyang, Ada Cowok Buka Baju di Belakangnya

Sebelumnya diberitakan kasus pengambilan paksa jenazah pasien Covid-19 pekan lalu di RSUD Depati Bahrin, Sungailiat berbuntut panjang.

Penyidik Sat Reskrim Polres Bangka menetapkan M Anwar Ali Zain sebagai tersangka Jumat (6/8/2021).

Hal ini disampaikan oleh Kapolres Bangka AKBP Widi Haryawan yang memimpin konfrensi pers di Aula Polres Bangka.

Kapolres Bangka AKBP Widi Haryawan, Kasat Reskrim AKP Ayu Kusuma Ningrum dan Kasi Humas Iptu Zulkarnain saat jumpa pers, Jumat (6/8/2021) terkait pengambilan paksa pasien Covid 19. (Bangkapos.com/Deddy Marjaya)
 
Kapolres Bangka AKBP Widi Haryawan, Kasat Reskrim AKP Ayu Kusuma Ningrum dan Kasi Humas Iptu Zulkarnain saat jumpa pers, Jumat (6/8/2021) terkait pengambilan paksa pasien Covid 19. (Bangkapos.com/Deddy Marjaya)   (bangkapos.com)

"Kita tetapkan sebagai tersangka setelah menindaklanjuti laporan dari pelapor dalam hal ini dokter RSUD Depati Bahrin," ujar Kapolres Bangka AKBP Widi Haryawan

Tersangka dijerat pasal 14 Ayat (1) UU RI Nomor 4 tahun 1984, dengan sengaja menghalangi pelaksanaan penanggulangan wabah menular

Peristiwa pengambiilan paksa jenazah pasien Covid-19 terjadi Senin (26/7/2021) lalu pukul 03.00 dini hari.

Baca juga: JERITAN di Rumah Pengantin Wanita 1 Jam Usai Ijab Kabul, Bikin Warga Desa Syok Tahu Apa yang Terjadi

Baca juga: Usai Berkencan dengan Bule, PSK Ini Mengeluh Sakit dan Pendarahan Sebelum Tewas di Kasur

Halaman
12
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved