Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Virus Corona di Bangka Belitung Buat Rekor Baru, Dua Hari Dibuka Asrama Haji Tampung 10 Pasien

Kasus Positif Covid-19 di Provinsi Bangka Belitung kembali masuk rekor baru, pada Jumat (6/8/2021) hari ini.

Penulis: Riki Pratama | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Cici Nasya Nita
Sekretaris, Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bangka Belitung, Mikron Antariksa saat Live Streaming Bangka Pos. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kasus Positif Covid-19 di Provinsi Bangka Belitung kembali masuk rekor baru, pada Jumat (6/8/2021) hari ini.

Berdasarkan catatan Satgas Covid-19 Bangka Belitung kasus baru bertambah 862 kasus. 

Jumlah kasus hari ini lebih banyak dibandingkan, Kamis (5/8/2021) kemarin yang mencapai 802 kasus.

Dengan tambahan kasus tersebut, total kasus positif Covid-19 di Bangka Belitung mencapai 37.519 kasus, sembuh bertambah 494 kasus, total 29.802 kasus dan meninggal dunia bertambah 25 kasus total 809 kasus.

Baca juga: Sosok Mantan Pacar Calon Kowad Cantik Ini Diburu Warganet, Sang Kakak Langsung Dapat Warning ini

Baca juga: Greysia/Apriyani Tak Hanya Dapat Rp5 Miliar, Tapi Masih Kalah dengan Bonus Atlet Negara Tetangga

Sekretaris Percepatan, Penanganan Satgas Covid-19, Bangka Belitung, Mikron Antariksa, mengatakan saat ini kasus Positif Covid-19 di Babel semakin ganas.

Setiap hari selalu meningkat dan ada saja terjadi rekor baru.

"Kasus hari ini sudah mengganas lagi, rekor baru lagi mencapai 862 kasus," jelas Mikron kepada Bangkapos.com, Jumat (6/8/2021).

Dari lonjakan masus yang terus terjadi, Mikron mengharapkan kebijakan isolasi secara terpadu dapat dijalan pemerintah daerah di kota dan kabupaten.

"Tujuanya untuk mengurangi penyebaran virus yang lebih luas, karena aktivitas warga yang dapat diawasi melalui isolasi terpadu," katanya.

Menurutnya, isolasi terpadu merupakan cara efektif dan efesien menekan peningkatan kasus dan menghindari pasien yang meninggal saat berada di rumah.

"Jadi ketika diisolasi terpadu dapat diawasi, ketimbang waktu melakukan isolai mandiri, sehingga kita dapat mengurangi pasien meninggal saat melakukan isoman," lanjut Mikron.

Lebih jauh, kata Mikron pemprov saat ini terus berupaya meningkatkan pelaksanaan testing sesuai Intruksi Menteri Dalam Negeri untuk wilayah yang masuk wilayah PPKM 3 dan 4.

" Karena berdasarkan perintah Inmendagri testing harus dilakukan 3.500 tes per harinya. Tetapi di Babel baru mencapai 1.000 testing perharinya, testing yang dilakukan masih sangat kurang, karena jumlah alat tesnya kita  masih kurang," ungkap Mikron.

Baca juga: Ambil Paksa Jenazah Covid 19, Anwar Jadi Tersangka, Begini Kronologisnya

Baca juga: Peti Jenazah Pasien Covid-19 Dibongkar Paksa Keluarga Terjadi di Sungailiat

Sementara untuk hari kedua dibukanya isolasi terpadu di Asrama Haji telah menampung 10 pasien positif Covid-19 dengan gejala ringan.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved