Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Kasus Meninggal Saat Isoman di Bangka Belitung Meningkat, Jika Bergejala Segera Hubungi PSC 119

Sekretaris, Percepatan, Penanganan, Satgas Covid-19, Bangka Belitung, Mikron Antariksa, mengatakan, kasus meninggal dunia saat melakukan isoman.

Penulis: Riki Pratama | Editor: nurhayati
Ist/Boy Yandra
Pemakaman warga terkonfirmasi positif covid 19 di Kabupaten Bangka Selasa (3/8/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sekretaris, Percepatan, Penanganan, Satgas Covid-19, Bangka Belitung, Mikron Antariksa, mengatakan, kasus meninggal dunia saat melakukan isolasi mandiri (isoman) meningkat selama satu bulan terakhir ini.

Dia mengatakan dari jumlah 830 kasus meninggal dunia sebanyak 30 persen berasal dari pasien isolasi mandiri (Isoman).

"Mereka yang meninggal dunia ini ada yang saat dibawa ke Puskesmas, meninggal ketika dibawa me rumah sakit, termasuk ada yang meninggal saat di rumah jumlahnya berkisar 30 persen dari jumlah kasus kematian. Itu baru terjadi beberapa bulan terakhir ini ya," jelas Mikron Antariksa, kepada Bangkapos.com, Sabtu (7/8/2021).

Menurut Mikron,  isolasi mandiri yang dilakukan warga seringkali tidak memahami gentingnya kondisi pasien isoman apabila terlambat memberikan penanganan.

"Karena hal tersebut cukup krusial untuk menjadi perhatian. Penting sekali bagi pasien isoman untuk selalu terhubung dengan dokter atau ahli kesehatan setempat, termasuk layanan puskesmas yang ada di dekat rumah," saran Mikron.

Baca juga: Angka Kasus Covid-19 di Bangka Belitung Menurun Hari Ini, Mikron Minta Jangan Dulu Terlena

Baca juga: BREAKING NEWS, Awas! Malam Ini Tim Gabungan Razia Kafe hingga THM, Penyekatan Juga Dilakukan

Baca juga: Lezat dan Nikmatnya Durian Cumasi dari Kebun Athung, Isinya Tebal Berwarna Kuning Menggoda

Tujuannya, kata Mikron, agar warga dapat mendapatkan pendampingan dan menghindarkan diri dari gejala yang lebih berat. 

"Pastikan untuk terus memantau kondisi pasien dan melaporkannya untuk mendapatkan arahan yang tepat dalam menanganinya. Warga jangan diam, bangun komunikasi dengan tetangga atau ketua RT/RW setempat agar mereka dapat membantu ketika kita sedang kesulitan," tegasnya.

Selain itu, untuk mengurangi kasus meninggal dunia saat isoman, Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah mengelurkan keputusan Nomor 188.44/719/BPBD/2021 ditandatangani 3 Agustus 2021 mewajibkan pemerintah di kabupaten/kota menyediakan fasilitas terpadu (isoter).

Ia mengatakan, dalam intruksi gubernur meminta kabupaten/kota wajib membuat tempat isolasi terpadu. Tujuanya untuk dapat mengendalikan penyebaran kasus positif dan mengurangi kasus kematian akibat isoman.

"Isolasi terpadu kita lakukan sehingga, pasien yang positif Covid-19 bisa terpantau kondisinya, sehingga bisa sembuh dan mengurangi kasus kematian karena mendapatkan perawatan dan pemantauan," jelas Mikron.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved