Breaking News:

Kerap Picu Kontroversi, Ade Armando, Denny Siregar, Ferdinan Diblock Twitter, Ini Reaksi Roy Suryo

Sebelumnya, di media sosial, muncul gerakan untuk melakukan rush massal terhadap akun-akun yang dianggap membuat gaduh di masyarakat.

Editor: M Zulkodri
Kolase Tribun Timur/ Sakinah Sudin
Dari kiri, Eko Kuntadhi, Ade Armando, dan Denny Siregar 

BANGKAPOS.COM---Media sosial menjadi wadah untuk menyampaikan keluh kesah, ataupun aspirasi kita di dunia jagat maya.

Jadi maka bijaklah dalam bermedia sosial.

Untuk itu, belakangan media sosial sangat ketat dan tidak segan-segan memberikan peringatan atau tidak jarang langsung di block.

Apabila akun media sosial dimaksud membuat hal-hal yang memicu kontroversi, dan bahkan dinilai kerap membuat gaduh.

Bahkan akun seseorang juga akan hilang ketika mendapat laporan dari banyak pihak yang merasa terganggu dengan cuitan atau unggahan yang dinilai membuat gaduh dan kontroversi maupun berbau sara dan ras.

Baru-baru ini, akun tiga orang pengiat sosial, mulai dari Ade Armando, Denny Siregar hingga Ferdinand Hutahean akun medsosnya tidak bisa diakses.

Tentu saja jadi kabar buruk mengingat ketiganya punya banyak follower di akun twitternya. 

Padahal ketiganya aktif berkomunikasi via twitter.

Misalnya Denny Siregar punya lebih 1 juta followers. 

Sejak 2016, Denny Siregar sudah rutinitas berkicau. 

Apa karena kicauan ketiganya yang nakal? 

Akun Twitter milik sejumlah pegiat media sosial yang selama dikenal ganas menyerang oposisi mendadak ditangguhkan pihak Twitter.

Sebelumnya, di media sosial, muncul gerakan untuk melakukan rush massal terhadap akun-akun yang dianggap membuat gaduh di masyarakat.

Aku milik dosen Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia (UI), Ade Armando kini tidak bisa diakses.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved