Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Atasi Peyalahgunaan NAPZA, Komisi IV DPRD Babel Dukung Program FK LKS NAPZA, 100 Kampung Pintar

Komisi IV DPRD Bangka Belitung mendukung tiga program yang digaungkan oleh Forum Komunikasi Lembaga Kesejahteraan Sosial Narkoba

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: nurhayati
Bangka Pos/Riki Pratama
Ketua Komisi IV DPRD Babel, Jawarno 

BANGKSPOS.COM, BANGKA -- Komisi IV DPRD Bangka Belitung mendukung tiga program yang digaungkan oleh Forum Komunikasi Lembaga Kesejahteraan Sosial Narkoba, Psikotropika, dan Zat Adiktif (FK LKS NAPZA).

Pprogram yang dipaparkan  untuk mengatasi peyalahgunaan NAPZA di Bangka Belitung meliputi program 100 kampung pintar, 1.000 relawan, dan 10.000 keluarga pintar.

"Jadi tadi kita audiensi, mereka menyampaikan kegiatan mereka di lapangan, sebagai lembaga sosial setelah dibentuk. Mereka memiliki program bagus, ini cukup mulia kita rasakan," ujar Ketua Komisi IV DPRD Bangka Belitung, Jawarno, Senin (9/9/2021) ditemui bangkapos.com usai diskusi di ruang Badan Musyawarah DPRD Bangka Belitung.

Baca juga: Perpanjangan PPKM Level 4 Berakhir Hari Ini, Masyarakat Harap-Harap Cemas, Ini Data Kasus Covid-19

Namun, dibeberkannya dalam pelaksanaan program tersebut memang terbatas karena terkendala sarana dan prasarana.

"Makanya peran pemerintah daerah selagi tidak menyalahai peraturan di atasnya, apa salahnya kita membantu karena tanggungjawab kita semua masalah narkoba di Babel, harus saling membantu.

Kami sangat mendukung sekali, sarana prasarana mereka sangat minim dan belum pernah ada bantuan dari pemerintah daerah," jelas Jawarno.

Kemurkaan Umi Kalsum dan Ayah Rojak Berbuah Buruk, Nasib Ayu Ting Ting Kini di Ujung Tanduk

Kedati demikian, kegiatan tersebut tetap berjalan karena ada bantuan dari pusat yakni kementerian sosial.

"Maka kami, agar pemerintah daerah tidak disalahkan dalam membantu ini, kita sepakat untuk membentuk peraturan daerah (perda), sehingga ada payung hukum, agar saat membantu, legal mengeluarkan anggaran," kata Jawarno.

Ditegaskannya, upaya pemberantasan peyalahgunaan NAPZA ini penting untuk menjadi perhatian bersama.

"Pemberantasan narkoba ini tidak bisa diserahkan dengan BNN saja, tak akan selesai, apalagi Babel cukup tinggi kasusnya, kita harus turun hingga tingkat desa-desa untuk mengiatkan ini," kata Jawarno.

(Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved