Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Data Hari Ini, RS Darurat Covid-19 Bangka Belitung Tangani 78 Pasien, 24 Orang Bergejala Berat

Rumah Sakit Darurat Covid-19 menambah 25 tempat tidur untuk menangani pasien Covid-19 sehingga total keseluruhan menjadi 125 tempat tidur.

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Riki Pratama
Keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) rumah sakit Sakit Infeksi dan Karantina Covid-19 RSUD Dr. (H.C) Ir. Soekarno baru 30 persen, sisanya 70 persen masih kosong belum terisi pasien terkonfirmasi Covid-19. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Rumah Sakit Darurat Covid-19 menambah 25 tempat tidur untuk menangani pasien Covid-19 sehingga total keseluruhan menjadi 125 tempat tidur.

Dengan alokasi 25 tempat tidur untuk pasien bergejala berat dan 100 tempat tidur untuk pasien bergejala ringan dan sedang.

Per tanggal 9 Agustus 2021, ada 78 pasien Covid-19 yang ditangani untuk menerima perawatan dengan rincian 54 pasien berada di Iso 1 ( gejala ringan sampai sedang) dan 24 pasien berada di Iso 2 (gejala berat).

"25 tempat tidur itu untuk pasien yang gawat, memerlukan bantuan oksigen khusus, ada ventilator serta alat bantu pernapasan. Sisanya untuk kategori ringan hingga sedang, kita tangani terus dari rumah sakit rujukan," jelas Plt Direktur Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Ir Soekarno Bangka Belitung, dr Bahrun Siregar saat dikonfirmasi Bangkapos.com, Senin (9/8/2021).

Pihaknya berencanakan ke depan, bila ada penambahan alat kesehatan, 25 tempat tidur akan ditambahkan untuk kategori berat lagi.

"Jadi nanti yang gejala beratnya 50 tempat tidur, 75 tempat tidur yang ringan dan sedang," katanya.

Dia menambahkan, 24 pasien Covid-19 yang bergejala berat tersebut memiliki penyakit penyerta atau komorbid serta dominan usia lanjut 50 tahun ke atas.

"Kalau itu biasanya ada penyakit penyerta seperti hipertensi, diabetes dan cenderung tua, di atas 50 tahun, ada yang di bawah tetapi hanya satu atau dua," katanya.

Disinggung terkait ketersediaan oksigen di rumah sakit Covid-19 ini, saat ini sudah mulai aman, walaupun beberapa waktu lalu memang sempat kekurangan.

"Kita sudah estimasi, kemarin sempat khawatir juga pada hari Minggu pagi, karena dari migas itu agak terlambat masuknya, tapi bisa datang juga semuanya, Alhamdulillah. Ketika oksigen masuk langsung kita kasih ke pasien yang bergejala berat tadi, sudah aman sekarang," jelas dr Bahrun.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved