Senin, 11 Mei 2026

Bangka Pos Hari Ini

Isoter Efektif Bagi Pasien Terpapar Covid-19, Ratusan Yang Jalani Isolasi Mandiri di Belitung

Kabupaten Belitung kasus covid‑19 mencapai 1.000 kasus, dan ratusan orang menjalani isolasi mandiri (isoman).

Tayang:
Editor: Fitri Wahyuni
Posbelitung.co/Suharli
Wakil Gubernur Bangka Belitung Abdul Fatah dan Bupati Belitung Sahani Saleh dan Forkopimda saat meninjaubBumi perkemahan Gusong Bugis , Desa Juru Sebrang di wacanakan akan menjadi tempat isolasi terpadu (Isoter), Rabu (4/8/2021) 

BANGKAPOS.COM - Pemerintah Provinsi Bangka Belitung terus mencari cara agar  kasus covid‑19 di Pulau Belitung cepat meredah dan keluar dari status PPKM level 4.

Apalagi belakang ini, untuk di Kabupaten Belitung kasus covid‑19 mencapai 1.000 kasus, dan ratusan orang menjalani isolasi mandiri (isoman).

Wakil Gubernur (Wagub) Bangka Belitung Abdul Fatah menganalisa peningkatan kasus covid‑19 terjadi karena warga yang sedang menjalani isoman tidak disiplin. Sehingga pada PPKM level 4 kali ini, diterapkan isolasi terpadu (isoter).

"Itu salah satu alternatif, sambil menunggu bumi perkemahan Juru Seberang. Kami sudah ada rencana untuk menggunakan gedung sekolah SMK 2 dan SMK 3. Kami sudah mengecek dan itu sangat representatif," kata Abdul Fatah kepada harian ini, Sabtu (7/8/2021).

Abdul Fatah mengatakan dua lokasi itu bisa dipergunakan apabila ketersediaan tempat tidur di SKB Desa Perawas dan pusat isolasi terpadu di Akil Ali Kelurahan Pangkallalang sudah penuh.

"Maka dialihkan ke dua sekolah ini. Kalau menganggu pelajar, tentu tidak, karena sekarang ini pelajar melakukan belajar mengajar via virtual. Kalau pelajar sudah tatap muka, artinya kita sudah keluar dari level 4, dan kasus covid‑19 pasti sudah menurun," ujar Abdul Fatah.

Sementara itu jika selama menjalani isoter kondisi warga yang terpapar semakin memburuk makan akan dikirim ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.

"Isoter ini tentu akan lebih efektif, karena orang terpapar covid‑19 dan menjalani isoman. dia masih bisa berjalan kemana saja, sehingga bisa menular kasus covid‑19 tersebut," jelas Abdul Fatah.

Mantan Sekda Pemerintah Kabupaten Belitung itu, sangat yakin apabila diterapkan isoter, seluruh pasien akan disiplin. Lantaran seluruh pergerakan pasien tersebut akan terkontrol dan pada area isoter tersedia petugas jaga dari TNI ‑ Polri. Hingga saat ini pihaknya masih menunggu kedatangan 30 tenda kompi dari TNI-AD untuk merealisasikan isoter di bumi perkemahan Juru Sebrang.

"Toilet ada 30 pintu istilahnya, listrik sudah ada. Kami usahakan bulan ini selesai di siapkan, jadi langsung bisa dipergunakan. Ini harus segera, agar tidak terjadi lonjakan," bebernya. 

Pemerintah Kabupaten Belitung hingga saat ini belum mempunyai strategi baru untuk mempercepat vaksinasi covid-19 kepada warga.

Bupati Belitung H Sahani Saleh (Sanem) mengatakan, penyaluran vaksinasi tersebut secara keseluruhan sudah sesuai dengan agenda, seperti disalurkan melalui puskesmas‑puskesmas, Polres Belitung, Lanud HAS Hanandjoeddin, dan Kodim 0414 Belitung.

"Ini harus berjalan terus, kalau masih ada vaksin segera kami salurkan. Tentunya penyaluran ini akan dilakukan secara teratur dan terkoordinir," kata Sanem kepada harian ini, Sabtu (7/8/2021).

Sanem tidak memperkenankan, vaksinasi itu dilakukan secara acak. Sehingga apabila ada bantuan vaksinasi dari pihak manapun maka tetap harus berkoordinasi pemerintahan setempat.

"Ini harus dilakukan agar tidak tumpang tindih. Sehingga dengan pendataan yang tepat maka akan ketahuan warga yang sudah divaksin,” jelas Sanem.

Sanem berharap agar warga Belitung memiliki kesadaran mendaftarkan diri untuk divaksin.

"Ya kami berharap ada kesadaran warga, yang belum divaksin silahkan divaksin. Kalau misalkan dia belum, terus kami temukan saat tracking, tetap akan kami vaksin nanti," jelas Sanem. (tas)

Sumber: bangkapos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved