Breaking News:

Bangka Tengah Kembali Layani Vaksinasi Dosis Pertama

DINAS Kesehatan Kabupaten Bangka Tengah kembali melakukan pelayanan vaksinasi bagi masyarakat umum di wilayahnya, Senin (9/8).

Editor: Fery Laskari
Sela Agustika
DINAS Kesehatan Kabupaten Bangka Tengah kembali melakukan pelayanan vaksinasi bagi masyarakat umum di RSUD Bangka Tengah, Senin (9/8). 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) kembali melakukan pelayanan vaksinasi bagi masyarakat umum di wilayahnya, Senin (9/8). Diketahui total sebanyak 4.000 dosis vaksin ini telah tersebar di seluruh fasilitas kesehatan (Faskes) yang ada di Bateng, agar dapat memulai kembali dilakukan pelaksanaan vaksinasi dosis pertama ataupun dosis kedua.

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangka Tengah merupakan satu diantara Faskes di Bangka Tengah yang mulai mela­yani vaksinasi dengan total sasaran sebanyak 150 dosis untuk dosis pertama dan 10 dosis vaksinasi untuk dosis kedua. “Kemarin kita dapat kuota dari provinsi sebayak 4.000 dosis yang mana dosis vaksin ini sudah kita sebarkan di masing-masing Faskes, baik Puskesmas yang ada di setiap kecamatan dan RSUD yang mulai hari ini dilakukan kembali pela­yanan vaksinasi baik untuk dosis pertama ataupun kedua,” ungkap Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinkes Bateng, Zaitun.

Ia menjelaskan khusus untuk kecamatan dengan angka kasus konfirmasi positif tertinggi akan mendapat kuota dosis tambahan. “Jadi pelaya­nan vaksinasi yang kita lakukan ini untuk masyarakat umum, yakni mulai dari anak-anak usia di atas 12 tahun ke atas sudah bisa kita layani vaksin ini, namun karena stok saat ini memang masih terbatas jadi vaksin ini kita bagi untuk pelayanan dosis pertama dan kedua, sedangkan untuk Kecamatan Koba, dan Pangkalanbaru karena angka positif Covid-19 tinggi maka di sini memang ada tambahan vaksin dan juga kita layani vaksinasi dosis pertama,” ujar Zaitun.

Ia pun mengimbau kepada masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan yang ketat saat berada di luar rumah dan tidak takut untuk divaksin. “Jangan takut divaksin Insya Allah vaksinasi ini aman dan kita juga belum menemukan gejala berat setelah vaksinasi ini, namun meskipun telah divaksin tentunya penerapan Prokes menjadi poin utama, karena tidak menutup kemungkinan setelah divaksin bisa terkonfirmasi Covid-19 apabila tidak menerapkan 5M, menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas,” tegas Zaitun.

Ia pun berharap dengan upaya penerapan protokol kesehatan yang ketat dan pelaksanaaan vaksinasi ini bisa menekan angka kasus konfirmasi positif Covid-19 di wilayahnya.
Bupati Bateng, Algafry Rahman juga ikut meng­ajak seluruh masyarakat berpartisipasi dalam menyukseskan program vaksinasi. Ia berharap dengan upaya pelaksanaan vaksinasi yang digencarkan oleh pemerintah bisa menekan sebaran kasus Covid-19 di wilayahnya.

“Kita berharap semua mas­yarakat bisa tervaksin, jangan takut, Insya Allah aman karena kita semua sudah divaksin dan ini menjadi upaya kita dalam menekan kasus Covid-19 saat ini,” ujar Algafry.

Menurut Algafry, pihaknya pun akan turut membantu dan memprioritas pelayanan vaksinasi bagi masyarakat yang memang membutuhkan. “Kita tentunya akan layani semua masyarakat untuk divaksin, namun karena stok vaksin saat ini memang sedikit, kita optimalkan untuk dosis kedua, tetapi yang pertama juga mulai kita lakukan hari ini. Apabila memang masyarakat ini butuh divaksin maka kita siap bantu untuk pelayanannya,” katanya. (adv/t3)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved