Breaking News:

Berita Bangka Tengah

Keterbatasan Antigen, Dinkes Bangka Tengah Fokus Lakukan Swab Antigen ke Pasien Kontak Erat

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) terus gencar melakukan 3 T, yakni testing, tracking dan treatmen.

Penulis: Sela Agustika | Editor: khamelia
Bangkapos.com/Sela Agustika
Pelaksana tugas harian (Plt) Kepala Dinkes Bangka Tengah, Zaitun 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) terus gencar melakukan 3 T, yakni testing, tracking dan treatmen.

Pelaksanaan 3T yang dilakukan ini difokuskan kepada pasien yang kontak erat (K1) dengan pasien yang terkonfirmasi positif. 

"Pelasksanaan 3 T ini memang terus gencar kita lakukan untuk menekan angka kasus positif covid-19 diwilayah kita (Bangka Tengah-red). Namun untuk sesuai arahan PPKM level 3 sebanyak 420 perharinya kita masih belum bisa mengingat stok swab kita juga terbatas. Jadi kami mengacu dari hasil tracking, di mana k1 kita utamakan untuk dilakukan swab antigen ini," ungkap Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Tengah, Zaitun kepada Bangkapos.com, Selasa (9/8/2021).

Baca juga: Syarat Naik Pesawat Terbaru Pasca-PPKM Diperpanjang Sampai 23 Agustus, Boleh Antigen, Ini Syaratnya

Kata Zaitun, dari segi sumber daya manusia (SDM) yang ada, pihaknya siap melaksanakan swab antigen sesuai aturan PPKM yang telah ditentukan, namun ketersedian alat swab antigen yang terbatas membuat pihaknya hanya fokus tracking ke pasien yang K1.

"Upaya tracking tentunya terus kita galakkan, terutama fokus kita memang ke K1 mengingat stok swab kita yang terbatas, jadi jika kita sesuai PPKM 420 per harinya setiap kecamatan, kita khawatirkan nanti apabila ada yang positif stok swab ini habis maka ini akan menyulitkan kita, jadi saat ini kita fokuskan ke K1 untuk tracking ini," ujar Zaitun.

Baca juga: Lupa Matikan HP Saat Live IG, Adegan Vanessa Angel dan Bibi Ardiansyah Jadi Sorotan, Ada Benda Ini

Ia menuturkan, pihaknya pun telah menyiapkan swab antigen di masing-masing Puskesmas yang ada di Kecamatan.

"Setiap kecamatan ini sudah kita beri jatah swabnya masing-masing, namun untuk Kecamatan dengan kasus konfirmasi tinggi seperti Koba dan Pangkalanbaru, maka mereka ini mendapat stok tambahan swab antigen lebih," kata Zaitun.

Baca juga: SUAMI Bunuh Duda yang Selingkuhi Istrinya, Terungkap Juga Pelaku dan Korban Selingkuhi Istri Orang

Lanjutnya ia pun mengimbau kepada masyatakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan yang ketat saat berada di luar rumah.

"Saat ini memang kasus covid-19 di Kabupatem Bangka Tengah terus bertambah, untuk itu kita mengimbau agar masyaralat tetap menerapkan 5 M, menggunakan masker,menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas, karena ini satu-satunya upaya kita dalam menekan kasus covid-19 ini," tutur Zaitun.

Bangkapos.com/Sela Agustika

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved