Breaking News:

Berita Bangka Selatan

Terima 10 Laporan Penipuan Online, Ipda William Ingatkan Warga Berhati-hati Saat Berbelanja

Periode Januari hingga Agustus 2021, Unit Pidana Khusus Satreskrim Polres Bangka Selatan telah menerima 10 laporan pengaduan mengenai penipuan

Penulis: Jhoni Kurniawan | Editor: khamelia
(Bangka Pos/Jhoni Kurniawan)
Kepala Unit Tipidsus Satreskrim Polres Bangka Selatan, Ipda F. William Situmorang 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Periode Januari hingga Agustus 2021, Unit Pidana Khusus Satreskrim Polres Bangka Selatan telah menerima 10 laporan pengaduan mengenai penipuan secara online yang dialami oleh masyarakat di Kabupaten Bangka Selatan.

Kepala Unit Tipidsus Satreskrim Polres Bangka Selatan, Ipda F. William Situmorang menyatakan penipuan online yang terjadi kebanyakan terjadi di media sosial seperti Facebook, Instagram maupun media lainnya dengan modus operandi berjualan.

Baca juga: Cinta Segiempat Berujung Maut, Pria Simpang Teritip Terbakar Api Cemburu hingga Berebut Istri Orang

Ipda William menambahkan, melalui sosial media ini masyarakat dibuat tertarik dengan apa yang diposting atau diberitakan oleh pelaku penipuan online dengan harga barang yang lebih murah dari harga pasaran secara umum.

"Hingga Agustus 2021 ini, kami telah menerima 10 laporan penipuan yang hampir semuanya berlangsung di sosial media," ujar Ipda F. William Situmorang pada Selasa (10/8/2021).

Guna mencegah kembali terjadinya penipuan ini, Ipda William mengimbau kepada masyarakat di Kabupaten Bangka Selatan untuk tidak mudah mempercayai transaksi yang dilakukan secara online yang mana tidak diketahui siapa penjualnya.

Baca juga: Vanessa Angel Lupa Matikan HP Saat Live IG Saat Diajak ke Kamar, Adegan Mesra dan Tisu Jadi Sorotan

"Kami imbau agar masyarakat tidak cepat percaya dengan jual beli online ini karena dari beberapa laporan yang kami terima itu ada pengakuan dimana pembelinya belum pernah bertemu langsung dengan pelaku (penjual -red) bahkan keberadaan dan wajah asli pelaku juga belum dapat dipastikan," ujarnya.

Ipda William menambahkan dari total 10 kasus yang terjadi di Kabupaten Bangka Selatan, kerugian yang dialami oleh korban berjumlah variatif mulai dari Rp 1 juta hingga Rp 42 juta.

Baca juga: Syarat Naik Pesawat Agustus 2021 Terbaru untuk Tujuan Daerah PPKM Level 4 se-Indonesia

"Untuk kerugian yang dialami oleh korban itu nilainya bervariasi mulai dari Rp 1 juta hingga yang paling tinggi yang kami terima itu sebesar Rp 42 juta," tuturnya.

Apabila ada masyarakat yang mengalami penipuan secara online, Ipda William mengimbau agar segera melaporkannya ke Unit Pidsus Satreskrim Polres Bangka Selatan atau kepolisian terdekat.

"Jika mengalami penipuan, kami imbau untuk segera melaporkannya ke pihak berwajib dengan membawa bukti catatan percakapan maupun tatatan komunikasi lainnya dan bukti transaksi serta saksi-saksi yang dapat menguatkan keterangan peristiwa yang terjadi," ungkapnya. (Bangka Pos/Jhoni Kurniawan)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved