Bangka Pos Hari Ini
Nada Adilah Pernah Gagal Seleksi Paskibra Karena Tinggi Kurang 1 Sentimeter
Nada akhirnya lolos mewakili SMAN 4 Pangkalpinang untuk menjadi anggota Paskibraka Kota Pangkalpinang tahun 2021
BANGKAPOS.COM -BAGAIKAN pepatah hasil tak akan pernah mengkhianati usaha, demikianlah yang dirasakan oleh Nada Adilah (17), pelajar SMAN 4 Kota Pangkalpinang. Ia terpilih menjadi pasukan pangibar bendera (Paskibra) Kota Pangkalpinang tahun 2021.
Ia sempat mencoba mengikuti seleksi Paskibra saat masih kelas satu SMA. Namun gagal, padahal segala persiapan sudah ditatanya dengan baik.
Gadis ini, dinyatakan gugur usai dilakukan pengkuran tinggi badan, yang masih kurang satu sentimeter, yakni 159 cm.
Baca juga: Pesan Bupati Al Gafeyry Kepada Anggota Paskibra, Optimis dan Tetap Semangat Jalankan Amanah
Rasa kecewa sempat menghantuinya, usai dinyatakan tak lolos. Padahal menjadi seorang anggota Paskibraka sudah diidam‑idamkan sejak duduk di bangku SMP.
Namun ia tak mau menyerah begitu saja, saat itu ia memotivasikan dirinya sendiri jika masih beruntung ia dapat mencoba lagi tahun depan, jikalau memang sudah rezekinya tak akan bisa lagi ditolak.
Setiap hari selepas mengerjakan tugas sekolah, Nada selalu melakukan jogging dan olahraga lainnya, hingga mulai mengatur pola makan dan mengonsumsi banyak vitamin.
Dia yakin betul, dengan giat berolahraga dan mengonsumsi banyak vitamin tinggi badannya dapat naik dan bisa mengikuti seleksi Paskibraka tahun 2021.
Usahanya selama satu tahun untuk meninggikan badan ternyata tak sia‑sia. Kembali mengikuti seleksi Paskibraka tahun 2021, Nada akhirnya lolos mewakili SMAN 4 Pangkalpinang untuk menjadi anggota Paskibraka Kota Pangkalpinang tahun 2021.
Baca juga: Wakil Walikota Pangkalpinang Kukuhkan 36 Paskibra, Tes Usap Antigen Covid‑19 Pada H-3 Upacara
Hari ini, Nada dan 35 temannya dikukuhkan oleh Wakil Wali Kota Pangkalpinang, M Sopian di halaman rumah dinas Wali Kota Pangkalpinang, Kamis (12/8).
Nada pun tak bisa menahan tangisnya saat dijumpai oleh sang ibu dan ayahnya. Dalam keadaan siap, sesekali Nada menyeka air mata yang sudah sejak tadi turun saat sang ibu mulai berada di hadapannya.
Nada memang selalu menanamkan rasa optimistis.
"Alhamdulillah akhirnya tahun ini lolos, setelah menjalani latihan selama dua minggu kemarin hari ini saya dan teman‑teman dikukuhkan. Usaha memang tidak akan pernah mengkhianati hasil, saya setiap hari jogging untuk menaikkan tinggi badan biar bisa ikut Paskib, dan akhirnya di tahun terakhir saya lolos," ungkap Nada.
Diakui Nada, dukungan kedua orangtua lah yang selama ini membuatnya semangat menjalani latihan fisik untuk meninggikan badan.
"Sampai tadi pas ibu sama ayah sudah berdiri di hadapan saya sudah gak bisa lagi nahan nangis, akhirnya bisa sedikit banggain orangtua walapun gak seberapa tapi ini semua untuk mereka biar mereka bangga," jelasnya.
"Intinya semangat terus, jangan mudah menyerah kalau masih ada kesempatan terus dicoba kenapa tidak, kalaupun kemarin tahun ini kembali tidak artinya belum rezeki, tapi saya selalu optimis," ujarnya. (bangkapos/andinidwihasanah)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20210812-nada.jpg)