Breaking News:

Bangka Pos Hari Ini

Personel Basarnas Pangkalpinang Jalani Tes Fisik, Dukung Kesiapsiagaan Operasi SAR

Latihan ini dilakukan per tiga bulan, guna menjaga kebugaran para personel agar tetap prima.

Editor: Agus Nuryadhyn
Ist/Basarnas Babel
Personel Basarnas Babel menggelar latihan fisik guna tingkatkan kebugaran dan menghindari over weight, dalam pelaksanaan operasi SAR, di Gor Sahabudin Jalan Pulau Pelepas, Beluluk, Pangkalan Baru, Bangka Tengah, Bangka Belitung, Kamis (12/8/2021) 

BANGKAPOS.COM - Personel Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Pangkalpinang (Basarnas Babel), menggelar latihan fisik di GOR Sahabudin, Kamis (12/8/2021).

Latihan ini dilakukan per tiga bulan, guna menjaga kebugaran para personel agar tetap prima.

Kepala Basarnas Babel Fazzli mengatakan kegiatan ini diikuti seluruh personel Basarnas.

"Kegiatan dilaksanakan untuk menilai kekuatan dan fisik rescuer itu sendiri. Tes fisik ini juga berguna untuk pedoman para kepala seksi apabila ada anggota rescuer yang over weight (kelebihan berat badan)," kata Fazzli.

Baca juga: Hingga Jumat Ini, 46 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di RSUD Bangka Selatan

Menurutnya, latihan harus dimaksimalkan, guna mendukung kesiapsiagaan dalam pelaksanaan operasi SAR yang dibutuhkan masyarakat.

"Selain itu para rescuer dibekali vitamin dan kekebalan tubuh agar fisik para rescuer selalu terjaga dari penyakit dan lemak jahat," ucapnya.

Fazzli menambahkan terlebih lagi, saat adanya peristiwa kecelakaan laut, personel harus siap siaga.

"Untuk kecelakaan laut dengan penanganan khusus agar segera melaporkan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Pangkalpinang, atau dengan menghubungi call center layanan bebas 115," jelasnya.

Baca juga: Bakti Sosial PT Timah Bersih Pantai SeBabe di Bangka Barat

Baca juga: Kapolda Bangka Belitung Berharap Lahir Produk Bintara Remaja Berkualitas dan Bermoral

Dirinya juga mengimbau kepada nelayan untuk selalu memantau perkembangan cuaca sebelum melaut dan tetap menggunakan alat keselamatan.

"Tetap gunakan life jacket, karena kita tidak tahu cuaca ini cepat berubah, apabila kita menemukan atau berjumpa dengan cuaca buruk di tengah laut, setidaknya kita sudah siap," ujarnya.

Fazzli juga menyarankan apabila cuaca buruk saat di tengah laut, segera mencari pelindung seperti di bagan, pulau terdekat atau berbalik ke daratan.

"Segera berteduh ke bagan atau ke pulau terdekat. Dan tidak hentinya kami ingatkan kepada nelayan, gunakan alat keselamatan, guna mengantisipasi adanya korban, setidaknya bisa diselamatkan," ungkapnya. (ynr)

Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved