Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Stok Oksigen di Dua Rumah Sakit di Pangkalpinang Terbatas, Satu Hari RSBT Butuh 200 tabung Oksigen

Sejumlah rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Pangkalpinang mengalami kerisis ketersedian oksigen.

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
Tabung oksigen 6m3 di RSBT Kota Pangkalpinang/ 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sejumlah rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Pangkalpinang mengalami kerisis ketersedian oksigen.

Hal ini lantaran beberapa distributor oksigen di Bangka Belitung sendiri mengalami kekosongan.

Bagian Sarana Instalasi Pemeliharaan Sarana Rumah Sakit (IPRS) RSBT Kota Pangkalpinang Subagio Joyo mengakui saat ini memang stok oksigen di RSBT Kota Pangkalpinang terbatas.

Kata Gio sapaan akrab Subagio Joyo saat ini oksigen yang masih tersisa di RSBT kurang lebih 100 tabung yang berisi, dan diperkirakan cukup hingga besok pagi saja.

Baca juga: Wow, Selama Tiga Periode Menjadi Anggota DPR RI, Kekayaan Eko Patrio Menyentuh Angka 100 Miliar

Baca juga: Tunjangan DPRD Babel Fantastis, Gubernur Sebut Bukan Keinginannya, Undang-undang yang Mengatur

Kendati demikian, Gio menyebut akan ada bantuan dari PT Timah Tbk yang diperkirakan akan datang besok.

"Kalau sekarang masih aman kita tidak kosong sama sekali itu tidak, stok oksigen tabung yang berisi masih ada diperkirakan cukup sampai besok. Semoga bantuan dari PT Timah itu sampai malam ini diserahkan ke IGas dulu baru dapat kita isi ulang kembali, kalau sekarang informasinya sudah di Muntok," ungkap Gio saat ditemui Bangkapos.com, Jumat (13/8/2021).

Menurutnya, dalam satu hari oksigen tabung sebesar 6m3 itu dapat habis rata-rata 200 tabung untuk pasien covid-19 di RSBT Kota Pangkalpinang.

"Semoga malam ini sudah diantar lagi oleh IGas, kalaupun tidak malam ini semoga besok pagi sudah ada, karena informasinya besok memang akan datang lagi dan tercukupi kembali sehingga tidak lagi terbatas," sebutnya.

Gio mengatakan, untuk distributor oksigen sendiri dari PT IGas dan PT Oksigen Prima Lestari (OPL).

"Sebetulnya terbatas ini sudah satu minggu kemarin, dan distributornya itu saat ini memang terbatas. Tapi sampai saat ini kita masih ada stok cuma tetbatas, dan semoga besok sudah terpenuhi kembali," jelas Gio.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved