Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

43 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di RSUD Bangka Selatan, 14 Bed Disiagakan di Tenda Darurat

Hingga Minggu, (15/8/2021) sore, total pasien Covid-19 yang dirawat di RSUD Kabupaten Bangka Selatan sebanyak 43 orang.

Penulis: Jhoni Kurniawan | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Jhoni Kurniawan
RSUD Kabupaten Bangka Selatan 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Hingga Minggu, (15/8/2021) sore, total pasien Covid-19 yang dirawat di RSUD Kabupaten Bangka Selatan sebanyak 43 orang.

Direktur RSUD Kabupaten Bangka Selatan, dr Agus Pranawa menyatakan secara rinci total pasien yang dirawat saat ini ditempatkan di tiga ruangan yang berbeda yaitu di Ruangan Bougenvile, Ruangan Cendrawasih dan Ruang IGD.

"Sampai saat ini total pasien yang dirawat itu sebanyak 43 orang," ujar dr Agus kepada bangkapos.com.

Baca juga: Duda Ini Ngaku Sudah Kencani 335 Perempuan, Teman Kencannya Pemulung hingga Biarawati, Ini Alasannya

Baca juga: Panglima Lexus, Kapolri Land Cruiser Tapi Tak Dipakai Saat di Bangka, Malah Berdua Naik Hiace

Menurutnya, sebanyak 22 pasien dirawat di Ruang Bougenvile, 12 pasien dirawat di Ruang Cendrawasih dan sebanyak 9 pasien dirawat di IGD atau di tenda darurat.

"Pasien masih kita rawat di tiga titik lokasi agar tidak ada penumpukan sehingga di tenda darurat juga masih kita manfaatkan," ujarnya.

dr Agus menyebutkan total ketersediaan kasur yang diperuntukkan bagi pasien Covid-19 di RSUD Kabupaten Bangka Selatan yakni sebanyak 28 kasur di Ruang Bougenvil, 14 kasur di tenda darurat atau IGD dan 14 kasur di Ruang Cendrawasih.

"Totalnya saat ini masing-masing ada 28 bed di Ruang Isolasi Bougenvile dan ada 14 bed di tiga tenda yang kami siagakan di depan RSUD dan juga ada penambahan 14 bed di Ruang Cendrawasih dan keseluruhanya ada 56 bed," jelasnya.

Baca juga: Info Terbaru CPNS 2021, Buruan Pelamar Harus Mengisi Deklarasi Sehat dan Jawab Belasan Pertanyaan

Sementara itu, hingga kini sisa bed yang masih kosong dan belum digunakan tersisa sebanyak 13 bed atau kasur, termasuk yang ada di tenda darurat.

"Untuk bed yang ada di UGD atau tenda darurat itu masih tetap kami siagakan jika nantinya ada pembludakan kasus," ungkapnya.

(Bangkapos.com/Jhoni Kurniawan)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved