Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Cegah Masifnya Penularan Covid-19, Inilah Permintaan Kapolri Kepada Petinggi di Bangka Belitung

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta optimalkan pos penyekatan perbatasan antar Kecamatan, Kabupaten dan Kota hingga antar Provinsi di Babel.

Editor: fitriadi
Bangkapos.com / Anthoni Ramli
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat memberikan keterangan pers seusai meninjau persentasi aplikasi Silacak oleh Bhabinkamtibmas dan Babinsa, di Polda Bangka Belitung, Sabtu (14/8/2021) petang. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta agar pos penyekatan di titik-titik perbatasan antar kecamatan, kabupaten dan kota hingga antar provinsi di Bangka Belitung dioptimalkan.

Tidak hanya itu, operasi yustisi di tempat keramaian maupun di sentra ekonomi yang dilakukan pelonggaran juga perlu ditingkatkan.

“Untuk mengurangi mobilitas potensi penularan,” kata Kapolri saat rapat evaluasi penanganan dan pengendalian Covid-19 bersama Forkompimda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sabtu (14/8/2021).

Kapolri datang ke Pangkalpinang bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dalam rangka penanganan Covid-19 di Bangka Belitung.

Dalam satu bulan terakhir, terjadi kenaikan angka terkonfirmasi positif Covid-19 di Bangka Belitung.

Baca juga: Panglima Lexus, Kapolri Land Cruiser Tapi Tak Dipakai Saat di Bangka, Malah Berdua Naik Hiace

Peningkatan kasus Covid-19 ini disebabkan tingginya mobilitas masyarakat di berbagai sektor karena menganggap berakhirnya PPKM Darurat maka PPKM telah selesai dan tidak adanya kegiatan penyekatan di dalam kota, antar kota dan Provinsi.

“Hal ini mengakibatkan mobilitas masyarakat menuju dan keluar Babel meningkat dalam satu bulan terakhir. Padahal masih ada PPKM Level untuk kebijakan selanjutnya,” kata Kapolri dalam arahannya di hadapan Forkompimda Babel, dikutip dari Babel.polri.go.id.

Oleh karena itu, Kapolri meminta agar Forkompimda kembali mengoptimalkan pos penyekatan di titik-titik perbatasan antar Kecamatan, Kabupaten dan Kota hingga antar Provinsi.

Tidak hanya itu, Kapolri juga minta operasi yustisi di tempat keramaian maupun di sentra ekonomi yang dilakukan pelonggaran juga perlu ditingkatkan.

Hal tersebut, kata Kapolri, juga harus diiringi sosialisasi masif protokol kesehatan dan kebijakan PPKM yang sedang dijalankan kepada masyarakat.

Halaman
1234
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved