Breaking News:

Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Langsung Kondisi Perkembangan Kasus Covid-19 di Babel

Sesuai arahan Presiden, ada 4 perintah yang harus dilaksanakan, antara lain menekan indeks mobilitas, pelaksanaan tracing, isoter, dan vaksinasi.

Penulis: iklan bangkapos | Editor: El Tjandring
Diskominfo Babel
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat tiba di Bandar Udara Depati Amir, disambut langsung oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman; Pangdam II/Sriwijaya, Mayor Jenderal TNI Agus Suhardi; serta Forkopimda Babel, Sabtu (14/8). 

BANGKAPOS.COM - Pesawat B-737 series 400 VIP TNI AU yang membawa rombongan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mendarat di Bandar Udara Depati Amir pukul 14.20 WIB, Sabtu (14/8/2021).

Rombongan Panglima TNI dan Kapolri disambut oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman; Pangdam II/Sriwijaya, Mayor Jenderal TNI Agus Suhardi; serta Forkopimda Babel.

Diagendakan kunjungan kerja satu hari Panglima TNI dan Kapolri guna melakukan rapat tertutup terkait evaluasi penanganan penyebaran Covid-19 dan monitoring pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Babel yang bertempat di Gedung Tribrata Polda Babel.

Usai melakukan rapat tertutup selama 2 jam bersama Forkopimda Babel, Panglima TNI dan Kapolri menyampaikan beberapa hal terkait peninjauan lapangan terhadap kasus Covid-19 yang terjadi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

“Beberapa hari ini, saya safari bersama Kapolri ke Padang, Medan, dan Babel untuk memantau perkembangan pengendalian Covid-19 di seluruh provinsi. Kami mengimbau kepada setiap stakeholder untuk melaksanakan tracing kontak erat setelah menerima informasi kasus konfirmasi. Karena banyaknya penularan akibat tracing yang masih kurang optimal,” ungkap Panglima TNI, Marsekal TNi Hadi Tjahjanto

Disampaikannya bahwa sesuai dengan arahan Prresiden Jokowi bahwa ada 4 perintah yang harus dilaksanakan, antara lain adalah menekan indeks mobilitas, pelaksanaan tracing, isoter, dan vaksinasi.

“Dari beberapa tempat yang kami kunjungi semuanya sudah melaksanakan hal tersebut, namun perlu ditingkatkan, sehingga harapan kita agar angka positive rate ditekan hingga mendekati kurang dari 5% dapat segera terwujud,” jelasnya.

Diketahui, pada 2 Agustus 2021 sebelum kedatangan Panglima TNI dan Kapolri, Gubernur Erzaldi telah lebih dulu mengondisikan lokasi, tenaga Kesehatan, sarana dan prasarana untuk isoter.

Penekanan akan tracing pun telah gencar dilakukan. Karenanya penilaian Panglima TNI dan Kapolri, pengendalian penyebaran Covid-19 di Babel telah dilaksanakan dengan baik.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjelaskan pula, peninjauan langsung ini dilakukan karena dalam 2 minggu terakhir terjadi pergeseran episentrum Covid-19, dari yang mulanya Jawa dan Bali, bergeser ke luar Pulau Jawa.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved