Breaking News:

Berita Sungailiat

dr Then Suyanti Jelaskan Oxygen Consentrator Bantuan Panglima TNI, Kapolri Dan Presiden RI

Hanya 3 dari sekian banyak rumah sakit di kabupaten Bangka yang mendapatkan bantuan distribusi Oxygen Consentrator.

Penulis: Arya Bima Mahendra | Editor: khamelia
Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka, dr Then Suyanti. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Hanya 3 dari sekian banyak rumah sakit di kabupaten Bangka yang mendapatkan bantuan distribusi Oxygen Consentrator.

Diketahui beberapa waktu silam Pemkab Bangka menerima bantuan alat medis berupa Oxygen Concentrator dari Kapolri, Panglima TNI dan Presiden RI.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka dr Then Suyanti mengatakan bahwa pemkab Bangka menerima sebanyak 50 Oxygen Consenteator dari jatah bantuan tersebut.

Meski demikian, Then menyebutkan bahwa alat tersebut saat masih dalam proses angkut dari RS Bhayangkara.

"Alatnya masih dimuat, soalnya cukup banyak, nanti kalau sudah sampai ke masing-masing rumah sakit maka langsung bisa digunakan," kata Then saat dihubungi Bangkapos.com, Senin (16/8/2021).

Then mengatakan bahwa 50 Oxygen Consentrator tersebut hanya dibagikan ke tiga RS yang ada di kabupaten Bangka yakni RSUD Depati Bahrin, RSUD DR. Eko Maulana Ali, RS umum Arsani.

Adapun rincian pembagiannya adalah, 40 untuk RSUD Depati Bahrin, 5 untuk RSUD DR. Eko Maulana Ali, dan 5 RS umum Arsani.

Then menjelaskan RSUD Depati Bahrin menjadi penerima terbanyak dikarenakan jumlah pasien Covid-19 di kabupaten Bangka yang terbanyak sedang dirawat di sana.

"Pasien Covid-19 kan kebanyakan dirawat di situ, terus itu juga memang RS rujukan Covid-19," pungkasnya.

Sementara itu, seperti yang kita ketahui bersama bahwa kabupaten Bangka merupakan daerah di provinsi kepulauan Bangka Belitung dengan jumlah rumah sakit terbanyak.

Then mengungkapkan bahwa didistribusikannya Oxygen Consentrator hanya ke tiga rumah sakit mengingat bantuan tersebut merupakan alur hibah dari pemerintah pusat.

"Ini kan bantuannya alur hibah dari pemerintah pusat, jadi langsung kita teruskan ke rumah sakit-rumah sakit milik pemerintah. Kalau ke rumah sakit swasta kita belum tau alurnya bagaimana," ungkapnya.

Namun, jika memang ada rumah sakit swasta yang membutuhkan, pihaknya akan mengatur skema yang pas agar distribusi Oxygen Consentrator dapat dilakukan.

Lebih lanjut, Then menjelaskan bahwa pemkab Bangka menjadi salah satu daerah dengan penerima bantuan Oxygen Consentrator terbanyak bersama dengan Kota Pangkalpinang.

"Jadi kemarin kita dapat bantuan langsung sebanyak 50 dari Pak Kapolri dan Pangkalpinang dapat 50 dari Panglima TNI. Sementara kabupaten lainnya lebih sedikit, ada yang 40, ada yang 30 dan ada yang 20," jelas Then.

Menurutnya sudah sewajarnya hal tersebut dilakukan mengingat saat ini kabupaten Bangka merupakan satu-satunya daerah di provinsi kepulauan Bangka Belitung yang masuk kategori PPKM level 4 dengan jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 harian yang cukup banyak.

"Selain itu, ICU dan bed kita kan banyak, jadi wajar saja kalau jumlah bantuan yang kita terima sedikit lebih banyak yang daerah lain," sambungnya.

(Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved