Breaking News:

Covid 19

Cara Mengetahui Kerja Tes PCR, Ini Alasan Kenapa Harganya Bisa Mahal

Test PCR adalah tes molekuler yang bertujuan untuk mendeteksi materi genetik virus dari dalam tubuh dengan cara mengambil sampel dari hidung.

Penulis: Magang6 | Editor: Evan Saputra
Tribun Medan/Rechtin Hani
Tim laboratorium PCR USU saat tengah bertugas menggunakan peralatan pemeriksaan sampel di dalam laboratorium PCR USU, Senin (11/5/2020) lalu. (Tribun Medan/Rechtin Hani) 

BANGKAPOS.COM- Metode reverse transcription polymerase chain reaction (RT-PCR) atau tes swab untuk mendeteksi virus corona SARS-CoV-2 lebih mahal dari tas antibodi (antigen) atau lebih dikenal dengan rapid test.

Kenapa ? Menurut Ahli mikrobiologi Universitas Indonesia, Pratiwi Pujilestari Sudarmono, RT-PCR membutuhkan biaya lebih banyak karena menggunakan mesin khusus dan alat (kit) pendukung

Test PCR adalah tes molekuler yang bertujuan untuk mendeteksi materi genetik virus dari dalam tubuh dengan cara mengambil sampel dari hidung.

Tes ini memiliki tingkat akurasi yang paling tinggi, sehingga jelas memang harganya lebih mahal dibanding swab test antigen yang akurasinya lebih rendah.

Meski begitu, swab test antigen lebih baik daripada rapid test antibodi.

Dalam menghadapi pandemi virus corona, di Indonesia digunakan beberapa tes, di antaranya ialah rapid test, tes PCR, dan juga Tes Cepat Molekuler (TCM).

Di masa adaptasi kebiasaan baru atau era new normal ini, hasil tes menjadi salah satu syarat seseorang diizinkan untuk melakukan perjalanan.

Calon penumpang transportasi umum harus menunjukkan surat keterangan hasil tes PCR dengan hasil negatif demi mencegah penyebaran virus corona.

Akan tetapi, untuk melaksanakan tes PCR tersebut, tidak sedikit masyarakat yang mengeluhkan harga tesnya yang mahal.

Nah, sebenarnya apa itu tes PCR? Mengapa harganya mahal, ya?

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved