Breaking News:

Liga Italia

Dybaldo Plus Chiesa, BeginI Formasi Trisula Juventus yang Makin Menakutkan

Dybaldo plus Chiesa yang baru: beginilah cara Allegri memainkan trisula "asli" pertama .

Penulis: Teddy Malaka (CC) | Editor: Teddy Malaka
MIGUEL MEDINA / AFP
Liga Italia 

BANGKAPOS.COM -- Dybaldo plus Chiesa yang baru: beginilah cara Allegri memainkan trisula "asli" pertama .

Rasa pertama koeksistensi antara Ronaldo dan Dybala dalam debut musiman pemain Argentina itu, melawan Atalanta.

Gol dan lainnya. Ini adalah keputusan positif dari percobaan trisula "sejati" pertama, yang digunakan oleh Allegri dalam tes pra-musim terakhir, yang melihat Juve mengalahkan Atalanta 3-1 di depan 11 ribu orang di Allianz Stadium yang pada kesempatan itu dia juga menemukan pendengarnya.

Melawan Dea Allegri ia memilih 4-3-3 dengan Chiesa di kanan, Dybala di tengah dan Ronaldo di kiri, sesuai dengan kecenderungan terkuat dari masing-masing pemain yang dipilih.

Tapi kemudian lapangan menunjukkan departemen yang cair, di mana ketiganya sering bertukar posisi dan tugas, dalam putaran terus menerus yang menghilangkan titik acuan lawan dan karenanya otomatisme.

Baca juga: Bujang Lapuk yang Baru Saja Nikahi Janda Ternyata Tak Sanggup Berdiri, Begini Kisah Cinta Berawal

Baca juga: Dihina PSK Barang Lembek, Teman Kencan Langsung Lakukan Ini hingga Berakhir Tragis

Dan trio yang dikemas sedemikian rupa telah merespons secara besar-besaran, menawarkan pertunjukan yang sangat valid baik pada tingkat tunggal maupun kolektif, baik dalam hal keinginan maupun dalam hal hasil nyata.

Semua dalam perspektif pertumbuhan, melekat pada setiap tim di bulan Agustus.

Teladan adalah gol pertama Juventus, yang ditandatangani oleh Dybala, kondensasi dari kemampuan pemain Argentina dan sinkronisasi sempurna dalam pergerakan departemen.

Aksi lahir dari kaki Ronaldo, di area Juventus pada kesempatan tendangan sudut Atalanta, dilanjutkan dengan tunggangan oleh Chiesa yang, setelah pertukaran ganda lagi dengan Portugis, dia menemukan Dybala di sisi berlawanan dari area penalti dengan tembakan rendah yang sempurna.

Sebuah mahakarya kecepatan yang melibatkan seluruh departemen dalam aksi paduan suara yang spektakuler sekaligus efektif.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved