Breaking News:

Berita Sungailiat

PT Gasigen Bangka Pratama Hanya Mampu Produksi 150 Tabung Oksigen per Hari

PT Gasigen Bangka Pratama, perusahaan produsen gas oksigen di Kelurahan Kenanga Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka

Penulis: edwardi | Editor: khamelia
Bangkapos.com/Edwardi
Stok tabung gas oksigen di pabrik PT Gasigen Bangka Pratama 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- PT Gasigen Bangka Pratama, perusahaan produsen gas oksigen di Kelurahan Kenanga Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka saat ini hanya mampu memproduksi sebanyak 150 tabung oksigen (ukuran 6  M3) per hari (24 jam).

Pasalnya saat ini hanya bisa memproduksi gas oksigen menggunakan mesin yang sudah berusia tua, sedangkan pabrik yang menggunakan bahan baku oksigen liquid saat ini tidak berproduksi karena kesulitan suplai bahan baku oksigen liquid.

Hal ini diungkapkan Herman, Manager Produksi PT Gasigen Bangka Pratama ditemui Bangkapos.com, Senin (16/08/2021) di kantornya.

"Saat kita produksi gas oksigen hanya menggunakan mesin dan usia mesinnya sudah tua tahun 1993, jadi dalam sehari semalam paling maksimal bisa memptoduksi 150 tabung oksigen ukuran 6 M3," kata Herman.

Ditambahkannya, kondisi  mesin yang sudah tua kadang-kadang terjadi kendala kerusakan sehingga produksi terhenti untuk perbaikan mesin dulu.

"Sekarang ini sejak tanggal 4 Agustus lalu semua gas oksigen hasil produksi hanya untuk memenuhi kebutuhan  rumah sakit saja, tidak ada untuk kebutuhan industri, hal ini sesuai dengan surat yang disampaikan Bupati Bangka dan Kapolda Bangka Belitung," ujar  Herman.

Diungkapkannya, setiap sore diharuskan membuat laporan produksi dan data pengiriman gas ke rumah sakit mana saja yang dilaporkan ke Polda Babel.

" Untuk pengiriman gas oksigen dilakukan untuk memenuhi kebutuhan rumah sakit yang ada di Kabupaten Bangka, juga Bangka Barat, Bangka Tengah, bahkan Bangka Selatan dan rumah sakit lainnya," tukas Herman.

Diungkapkannya, PT Gasigen Bangka Pratama juga memiliki mesin untuk pengolahan gas oksigen dari bahan baku  oksigen liquid dengan kapasitas tangki 27 ton liquid.

"Sejak bulan Mei 2021 lalu kita sudah punya mesin untuk pengolahan oksigen liquid dan baru berproduksi 3 kali dimana untuk tangki 27 ton liquid ini bisa menghasilkan produksi 3.000 tabung gas oksigen. Namun sejak Pulau Jawa dan Bali membutuhkan banyak oksigen sehingga saat ini tidak mendapatkan lagi suplai oksigen liquid dari mitra kerja," imbuh Herman.

Menurutnya seandainya ada bahan baku oksigen liquid masuk ke pabriknya, maka jumlah produksi juga pasti lebih banyak dan lebih cepat.

"Untuk suplai oksigen liquid ini kita mendapatkan dari pihak kedua, jadi bukan langsung dari pabrik oksigen liquidnya, sehingga saat kebutuhan Pulau Jawa dan Bali tinggi maka kita terpaksa tidak mendapatkan suplai oksigen liquid," tukas Herman.

Ditambahkannya untuk harga jual gas oksigen dari pabrik saat ini Rp65.000 per tabung 6 M3, karena produksi menggunakan mesin sehingga biaya operasional seperti biaya listrik juga besar.

"Kalau kita produksi menggunakan bahan baku oksigen liquid maka harga jual hanya Rp60.000 per tabung," ujar Herman.

(Bangkapos.com/Edwardi)

Sumber: bangkapos.com
Tags
oksigen
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved