Breaking News:

Opini

Aktualisasi Nilai-nilai Ketangguhan Kemerdekaan Dahulu, Kini, dan Nanti (Bagian-1)

Bulan Agustus, di mana kebebasan berdaulat sebagai sebuah negara dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

Editor: Agus Nuryadhyn
Tangkap layar Kemdikbud
teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945 (ilustrasi) 

* Nilawati, S.Pd.I, M.Pd. - Andalan Pramuka Bidang Penegak Pandega Kwartir Cabang Bangka Selatan

BANGKAPOS.COM - BULAN Agustus adalah bulan yang sangat istimewa bagi bangsa Indonesia karena pada bulan Agustus tercatat beberapa peristiwa penting dan bersejarah, terutama sejarah proklamasi  kemerdekaan bangsa Indonesia dan menjadi sesuatu yang tak pernah dilupakan oleh warga negara Indonesia, bulan di mana proklamasi dikumandangkan dengan lantangnya oleh Proklamator RI Bung Karno dan Bung Hatta.

Bulan Agustus, di mana kebebasan berdaulat sebagai sebuah negara dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

Yang mana kesemuanya itu diraih dengan tumpahan darah dari ribuan pejuang bangsa yang gugur di medan pertempuran. Pun dengan olah pandang nasionalis dari para pemikir negeri ini.

Kemerdekaan Indonesia diikrarkan pada 17 Agustus 1945 adalah awal berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sejak saat itulah, secara de facto dan  de jure bangsa Indonesia dinyatakan merdeka.

Baca juga: Jantung Honey Berdetak Kencang, Mata Tamu Tertuju Pada Pembawa Baki

Merdeka dalam arti yang sederhana yaitu lepas dari cengkeraman dan kekejaman para penjajah, sedangkan merdeka dalam arti yang luas adalah kita bisa menentukan nasib bangsa kita sendiri tanpa campur tangan dari bangsa lain, kita merdeka secara ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya dan lain sebagainya.

Sebuah negara dikatakan merdeka secara de facto yaitu ketika pada kenyataannya memang sudah mengumumkan kemerdekaannya, sedangkan merdeka secara de jure adalah adanya dukungan dan pengakuan dari  negara sahabat dan dunia internasional.

Seperti halnya kita bangsa Indonesia, ketika kita memproklamasikan diri sebagai bangsa yang merdeka, seraya kita mendapat dukungan dan pengakuan dari negara‑negara sahabat, seperti Mesir; menyusul Syiria, Irak, dan Saudi Arabia.

Baca juga: Trend Positif Covid -19 Menurun Masyarakat Jangan Lengah, 20 RT di Kota Pangkalpinang Zona Merah

Secara history lahirnya bangsa Indonesia secara de facto ditandai dengan dibacakannya teks proklamasi kemerdekaan RI oleh Ir Soekarno dan Drs Mohammad Hatta pada hari Jumat, 17 Agustus 1945 pukul 10.00 WIB di  Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56, Jakarta. Sejak itulah kita, bangsa Indonesia menjadi bangsa yang merdeka.

Halaman
1234
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved