Breaking News:

B.M. Diah, Putra Asli Aceh sang Penyelamat Naskah Asli Teks Proklamasi dari Keranjang Sampah

Dia orang pertama yang menyebarkan kabar tentang kemerdekaan Indonesia ke media massa sehingga diketahui oleh seluruh masyarakat Indonesia....

Serambinews.com
Naskah teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Kiri dalam bentuk tulisan tangan Soekarno dan kanan setelah diketik oleh Sayuti Melik. (Serambinews.com) 

B.M. Diah, Putra Asli Aceh sang Penyelamat Naskah Asli Teks Proklamasi dari Keranjang Sampah

BANGKAPOS.COM, BANDA ACEH -- Naskah asli teks Proklamasi berisi tulisan tangan Soekarno di atas secarik kertas, kembali dihadirkan dalam Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, Selasa, 17 Agustus 2021, kemarin.

Diketahui, tahun ini merupakan tahun kedua arsip bersejarah ini dihadirkan di Istana Merdeka, bersandingan dengan teks proklamasi yang diketik oleh Sayuti Melik dan Bendera Pusaka.

Tapi tahukah, naskah asli tersebut mungkin tidak akan pernah ditampilkan tanpa adanya peran dan jasa dari B.M. Diah?

Publik mungkin lebih mengenal B.M. Diah sebagai tokoh pers, pejuang kemerdekaan, diplomat, dan pengusaha Indonesia.

Tetapi tak banyak yang tahu bahwa B.M. Diah merupakan satu dari segelintir tokoh yang menjadi saksi perumusan naskah proklamasi di kediaman Laksamana Maeda.

Baca juga: Dijual Mahal hingga Rp 300 Juta, Begini Cara Menjual Koin Rp 1000 Kelapa Sawit

Baca juga: Dokter Richard Lee Bongkar Sosok yang Buatnya Ditangkap Polisi, Ternyata Orang Terdekatnya?

Baca juga: Tabiat Asli Dokter yang Habisi Nyawa Kekasih dan Calon Mertua, Minta Warisan Pasca Setahun Pacaran

Juga tak banyak yang tahu bahwa BM Diah ternyata merupakan putra asli Aceh, orang yang menyelamatkan naskah asli teks Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.

Dia juga orang pertama yang menyebarkan kabar tentang kemerdekaan Indonesia ke media massa sehingga diketahui oleh seluruh masyarakat Indonesia.

Dikutip dari situs resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, sebagaimana dilansir Kompas.com, naskah proklamasi awalnya ditulis pada selembar kertas berwarna putih dari blocknote.

Kertas tersebut berukuran panjang 25,8 sentimeter, lebar 21,3 sentimeter dan tebal 0,5 milimeter.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved