Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Covid-19 Varian Delta Dikabarkan Sudah Masuk Bangka Belitung, Labkesda Tambah Sampel yang Diuji

Kepala UPTD Balai Labkeda Dinas Kesehatan Bangka Belitung, Sujari mengakui belum mendapat laporan mengenai hasil pengiriman sampel ke Jakarta.

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: El Tjandring

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Sebanyak lima orang di Kabupaten Belitung, dinyatakan terpapar varian delta berdasarkan hasil pemeriksaan squen genom virus SARS-CoV-2 di sebuah jejaring laboratorium Genomik Solidaritas Indonesia (GSI) Jakarta Selatan.

Sekretaris Satgas Percepatan,Penanganan Covid-19 Babel Mikron Antariksa mengatakan, menindaklanjuti pemberitaan tersebut perlu disampaikan, bahwa laboratorium GSI merupakan salah satu laboratium WGS di wilayah RI dan tidak menutup kemungkinan telah terjadi penyebaran varian mutasi virus tersebut.

Meskipun belum terdapat data pasti dari pemeriksaan laboratorium di wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), baik di Pulau Bangka maupun di Pulau Belitung.

Kepala UPTD Balai Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkeda) Dinas Kesehatan Bangka Belitung, Sujari mengakui belum mendapat laporan mengenai hasil pengiriman sampel terakhir pada awal bulan Agustus 2021 ke pusat.

Baca juga: Dijual Mahal hingga Rp 300 Juta, Begini Cara Menjual Koin Rp 1000 Kelapa Sawit

"Sampel dari lab kita yang dikirim kemarin belum keluar, seminggu yang lalu kita hubungi, dua hari yang kita telefon, kemarin kita tanya lagi, katanya masih proses," ujar Sujari saat ditemui bangkapos.com, Rabu (18/8/2021).

Lebih lanjut, Dia menyebutkan Labkesda Babel akan mengirimkan kembali sampel ke pusat dalam waktu dekat ini.

"Tetap kita kirim, rutin, nanti sebulan sekali, kemarin kita kirim biasanya sekitar 30-an sampel, tergantung dengan sampel yang kita curigai," kata Sujari.

Baca juga: Malam Ini Try Out Gratis CPNS 2021, Buruan Daftar di Link Ini

Dijelaskannya, beberapa sampel yang dikirimkan sesuai dengan ketentuan yang berpotensi ada varian berbeda.

"Misalnya sampel pada orang yang vaksin sudah dua kali tapi masih parah, anak-anak yang positif di bawah setahun, perlu dicurigai, ada apa karena apa," kata Sujari.

Dia berharap agar masyarakat waspada dengan virus corona varian delta ini dan tetap menerapkan protokol kesehatan dalam menjalankan aktivitas.

Baca juga: Kabar Gembira Pemerintah Beri Bantuan Rp3,55 Juta, Siapkan NIK dan Nomor KK, Begini Cara Daftarnya

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved