Breaking News:

Berita Kriminalitas

Gelapkan Motor, Mesin TI dan Uang Rp12 Juta, Pelaku Dibekuk Polres Bangka Tengah di Kontrakan

Anugrah (27) ditangkap Anggota Satreskrim Polres Bangka Tengah usai gelapkan satu unit motor, dua set mesin tambang timah dan uang senilai Rp12 juta. 

Penulis: Sela Agustika | Editor: nurhayati
Dok/Polres Bangka Tengah
Anggi alias Anugrah (27) saat diamankan anggota Satreskrim Polres Bangka Tengah, Selasa (16/8/2021) malam. 

BANGKAPOS.COM,BANGKA -- Anggi alias Anugrah (27) ditangkap Anggota Satreskrim Polres Bangka Tengah (Bateng) usai gelapkan satu unit motor, dua set mesin tambang timah dan uang senilai Rp12 juta. 

Penangkapan tersangka ini diketahui setelah pihak kepolisian mendapat laporan dari warga Koba ke Polres Bateng tertanggal 24 juni 2021 sekira pukul 10.00 WIB.

"Jadi warga Koba ini datang ke kantor melaporkan keberadaan Anggi warga Desa Trubus Kecamatan Lubuk Besar karena telah menggelapkan satu unit sepeda motor RX king, 2 unit mesin tambang timah dan uang sejumlah Rp12 juta," ungkap Kasat Reskrim, AKP Rais Muin seizin Kapolres Bangka Tengah, AKBP Slamet Ady Purnomo, Rabu (18/8/2021).

Baca juga: Viral Anggota TNI Naik Tiang Bendera Saat Upacara HUT RI di Bangka Belitung, Besi Pengait Patah

Baca juga: Anggaran Hanya Rp 7 Miliar, Atlet Bangka Belitung Bakal Berjuang di PON Papua Oktober 2021 Nanti

Menurut Rais, pihaknya berhasil mengendus keberadaan pelaku setelah mendapatkan laporan dari warga, bahwa pelaku berada di sebuah kontrakan warga Desa Benteng Kecamatan Pangkalanbaru, Kabupaten Bangka Tengah.

"Pelaku ini berhasil kita tangkap saat bersembunyi di dalam WC, disaksikan pemilik kontrakan pada Senin (16/8) sekira pukul 20.00 Wib, Setelah melakukan pengintaian," ujar Rais.

Ia mengatakan, saat ini pihaknya telah mengamankan pelaku dan langsung dibawa ke Mapolres Bangka Tengah untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya dimata hukum. 

"Saat ini, kami masih memintai keterangan pelaku terkait keberadaan barang bukti milik korban," kata Rais.

Baca juga: Tabiat Asli Dokter yang Habisi Nyawa Kekasih dan Calon Mertua, Minta Warisan Pasca Setahun Pacaran

Rais mengungkapkan, selama masa pengejaran pelaku selalu berpindah-pindah tempat tinggal dan pihaknya terus berupaya maksimal  mengejar pelaku disebuah kontrakan warga Desa Benteng.

"Berdasarkan kejadian ini tersangka akan dijerat pasal 372 KUHP tentang penggelapan dengan ancaman kurungan penjara diatas 4 tahun," tegas Rais. 

(Bangkapos.com/Sela Agustika)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved