Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Kapal Pelni Bakal Jadi Tempat Isolasi Terapung di Perairan Sadai dan Lepar Pongok

Pemprov Babel bakal menjadikan kapal milik PT. Pelni sebagai tempat isolasi terpadu di Pelabuhan Sadai, Kabupaten Bangka Selatan.

Penulis: Riki Pratama | Editor: El Tjandring
https://www.facebook.com/pelni162
Kapal milik PT Pelni 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pemerintah Provinsi Bangka Belitung bakal menjadikan kapal milik PT. Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) sebagai tempat isolasi terpadu (Isoter) di Pelabuhan Sadai, Kabupaten Bangka Selatan.

Isoter terapung ini, disiapkan untuk melakukan isolasi terpadu terhadap warga di wilayah kepulauan yang jauh dari rumah sakit karena terkonfirmasi Positif Covid-19.

Plt Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bangka Belitung, Zanuari Anizar, mengatakan, kapal penumpang dari PT Pelni akan tiba di Pelabuhan Sadai dalam waktu dekat ini.

"Jadi gubernur telah meminta bantuan kapal ke PT Pelni untuk keperluan isolasi terpadu di wilayah Pulau Lepar, Bangka Selatan. Rencananya kapal akan ditempatkan di pelabuhan Sadai,"jelas Zanuari kepada Bangkapos.com, Rabu (18/8/2021).

Zanuari, menambahkan dijadikannya kapal PT Pelni sebagai tempat isolasi terpadu karena terbatasnya fasilitas rumah sakti di wilayah kepulauan terutama di Kabupaten Bangka Selatan.

Baca juga: Dijual Mahal hingga Rp 300 Juta, Begini Cara Menjual Koin Rp 1000 Kelapa Sawit

Baca juga: Dokter Richard Lee Bongkar Sosok yang Buatnya Ditangkap Polisi, Ternyata Orang Terdekatnya?

Baca juga: Malam Ini Try Out Gratis CPNS 2021, Buruan Daftar di Link Ini

"Jadi rencananya ini dalam waktu dekat dari Kementeian Perhubungan akan mengirimkan kapal penumpang dengan kapasitas 245 sampai 250 penumpang, untuk keperluan di sekitar pelabuhan Sadai dan Pulau Lepar," katanya.

Dia menjelaskan, kapal milik Pelni sementara waktu akan melayani isoter di wilayah Bangka Selatan terutama daerah kepulauan yang memerlukan banyak lokasi isolasi terpadu.

"Sejauh ini masih Sadai belum ke daerah lain, ditunjuk perairan Sadai karena untuk mengisolasikan warga. Kita ketahui kondisi fasilitas rumah sakit di wilayah itu kurang, sehingga di datangkan kapal untuk isolasi pasien Covid-19 dan ini sebagai bentuk antisipasi," katanya.

Terpisah, Sekretaris Percepatan, Penanganan, Satgas Covid-19, Bangka Belitung, Mikron Antariksa, mengatakan, untuk kapal yang dijadikan lokasi isolasi terpadu akan disediakan fasilitas makan, minuman dan vitamin secara gratis.

"Jadi warga yang isoter di dalam kapal akan ditanggung semua makan, minum, vitamin dan suplemen, termasuk pelayanan kesehatan akan disediakan oleh pemerintah daerah," jelas Mikron.

Mikron mengatakan, kenapa kapal PT Pelni dijadikan tempat isolasi terpadu, karena melihat teritorial Provinsi Bangka Belitung yang memiliki banyak pulau, dengan isoter di atas kapal dapat memudahkan mobilitas kapal berpindah-pindah melalui perairan.

"Kita ini karena daerah kepuluan banyak perairan dengan menggunakan kapal bisa mobile kemana saja, apabila sudah selesai disitu ia berpindah ke tempat lain, dan di dalam kapal dapat menampung ratusan orang," ungkap Mikron yang juga ketua Satgas Isoter ini.

(Bangkapos.com/Riki Pratama)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved