Breaking News:

Berita Bangka Barat

Keterisian Ruang Isolasi Covid-19 Kabupaten Bangka Barat Mencapai 25 Persen

Bed Occupancy Rate Ruang Isolasi Covid-19 di Kabupaten Bangka Barat mencapai 25 persen atau masuk dalam kategori memadai untuk penangan Covid-19.

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: El Tjandring
Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka Barat, Putra Kusuma. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Bed Occupancy Rate (BOR) Ruang Isolasi Covid-19 di Kabupaten Bangka Barat saat ini mencapai 25 persen atau masuk dalam kategori memadai untuk penanganan Covid-19.

"Treatment dihitung dengan kapasitas tempat perawatan pasien Covid-19, diimplementasikan dalam BOR. Bangka Barat sudah sangat siap secara kapasitas respons tempat perawatan pasien Covid-19, Sampai dengan ini BOR di Bangka Barat 25 persen dan sudah sangat memadai," ujar Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka Barat, Putra Kusuma, Rabu (18/08/2021).

Untuk saat ini tempat tidur di Kabupaten Bangka Barat total sebanyak 103, dengan 28 tempat tidur yang saat ini masih terisi untuk penanganan Covid-19.

"Dapat disimpulkan bahwa saat ini posisi Bangka Barat pada tingkat 3 dan belum bergeser sesuai target di tingkat 2. Perlu upaya-upaya percepatan, time line kerja, koordinasi yang baik, dukungan semua pihak dan upaya testing masif disamping penyiapan kapasitas logistik yang cukup," tuturnya.

Saat ini untuk testing masih di 20,64 persen, sedangkan berdasarkan Imendagri nomor 32 tahun 2021 Kabupaten Bangka Barat ditargetkan melakukan testing 210 orang per hari.

"Untuk mencapai level 2 angka positivitas harus di bawah 15 persen, sampai dengan hari ini tercatat kapasitas testing Covid-19 Bangka Barat dengan positif rate 20,64 persen ini masih sangat jauh dari target yang diharapkan," tuturnya.

Baca juga: Dijual Mahal hingga Rp 300 Juta, Begini Cara Menjual Koin Rp 1000 Kelapa Sawit

Baca juga: Tabiat Asli Dokter yang Habisi Nyawa Kekasih dan Calon Mertua, Minta Warisan Pasca Setahun Pacaran

Baca juga: King Kobra Empat Meter Takluk, Raja Ular Ini Kabur Saat Pria Ini Gaplok Kepala, Videonya Viral

Putra Kusuma mengatakan untuk parameter bukan hanya keluarga inti tetapi teman kantor, teman bermain dan aktivitas sosial lainnya.

"Testing yang baik dan berkualitas adalah testing yang dilakukan, berdasarkan kontak erat yang ada. Semakin banyak testing maka akan semakin baik, satu kasus konfirmasi diharapkan kontak eratnya dilakukan testing sebanyak 15 orang," ucapnya.

Sementara itu Putra mengungkapkan kurangnya pelacakan kontak erat yang ada, dengan traccing rasio di Bangka Barat mencapai 2,03 persen.

"Untuk naik ke level 2 rasio traccing adalah di bawah 14 persen, traccing merupakan salah satu elemen indikator ini penting untuk memetakan kemungkinan kasus Covid-19 yang tidak terdeteksi. Untuk Bangka Barat sendiri rasio kasus konfirmasi, dengan pelacakan kontak erat hanya 2,03 persen. Artinya dari setiap kasus konfimasi, hanya di lacak sebanyak dua orang," ungkapnya.

(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved