Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Pasien Covid-19 di Bangka Belitung Wajib Dirawat di Isoter, Ini Lokasi dan Keterisian Ruangan

Tempat isolasi terpadu (Isoter) bagi pasien Covid-19 di sejumlah daerah di Bangka Belitung telah tersedia.

Penulis: Riki Pratama | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
WISMA karantina pemkot Pangkalpinang di eks Puskesmas Girimaya. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Tempat isolasi terpadu (Isoter) bagi pasien Covid-19 di sejumlah daerah di Bangka Belitung telah tersedia. Beberapa lokasi isoter telah terisi banyak pasien positif terkonfirmasi Covid-19.

Seperti data yang disampaikan Satgas Covid-19 Bangka Belitung, untuk wisma karantina Provinsi Asrama Haji yang dikelola Pemprov Bangka Belitung, memiliki kapasitas kamar 40 dengan jumlah 120 tempat tidur.

Kemudian jumlah penghuni hingga saat ini sebanyak 72 dan sisa kamar tersedia 8 kamar dengan  24 tempat tidur.

Sekretaris Percepatan, Penanganan, Satgas Covid-19, Bangka Belitung, Mikron Antariksa, mengatakan, pemerintah Provinsi Bangka Belitung telah mengaktifkan seluruh potensi yang ada di masyarakat untuk membuka Isoter dengan membentuk dan menurunkan Satgas Isoter.

"Karena semua satgas yang dimaksud di atas telah dibentuk oleh gubernur bersama forkopimda dan akan diturunkan ke seluruh wilayah di Bangka Belitung terutama yang berada di zona merah sebagai prioritas," jelas Mikron kepada Bangkapos.com, Rabu (18/8/2021).

Baca juga: Pesawat Ini yang Bikin Garuda Indonesia Terus Merugi Sampai 30 Juta Dolar, Meski Penumpangnya Penuh

Baca juga: Dijual Mahal hingga Rp 300 Juta, Begini Cara Menjual Koin Rp 1000 Kelapa Sawit

Mikron menambahkan saat ini, juga satgas isoter yang telah dibentuk telah mulai bekerja dan membuat mekanisme standar aturan pembuatan isoter.

"Untuk klasifikasi isoter, jadi nanti ada kriteria untuk isoter bisa diadakan tingkat kecamatan, kelurahan dan desa. Karena di desa ada anggaran desa yang dapat digunakan. Termasuk setiap pemerintah kabupaten/kota sudah ada mekanisme, seperti cara pemberian obat, suplemen dan makananya yang sudah kami rancang," jelas Mikron yang juga ketua satgas isoter ini.

Paksaan isoter ini, katanya dibentuk hingga tingkat daerah dan desa-desa tujuanya agar setiap pasien positif Covid-19 dapat dirawat pada tempat terdekat di mana ia tinggal.

"Jadi isoter ini bisa diselenggarakan di tingkat daerah untuk pengaturan itu sedang kami bikin sehingga adanya standar aturannya," tegasnya.

Baca juga: 12 Sanggahan Pelamar CPNS Pemkot Pangkalpinang Diterima,Total 5.961 Orang Lulus Seleksi Administrasi

Baca juga: Tes PCR di Labkesda Bangka Belitung Kini Hanya Rp500 Ribu, Per Hari Dibatasi 100 Sampel

Sejumlah daerah di Bangka Belitung Mikron mengatakan telah memiliki lokasi isolasi terpadu, tetapi jumlah tempat tidurnya masih terbatas, sehingga diperlukan penambahan kedepanya.

Halaman
1234
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved