Breaking News:

PTM Terbatas Jenjang Pendidikan di Bangka Selatan, Kedepankan Kehati-hatian dan Prokes Ketat

pelaksanaan PTM terbatas tingkat PAUD, TK, SD dan SMP sederajat dapat dilakukan dengan tetap berprinsip mengedepankan kehati‑hatian

Editor: Agus Nuryadhyn
bangkapos.com
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Selatan, Sumadi.(Bangkapos.com/Jhoni Kurniawan) 

BANGKAPOS.COM - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Selatan mulai memperbolehkan aktivitas pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah dengan pertemuan terbatas.

Pelonggaran aktivitas ini setelah adanya surat edaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Selatan nomor 421/695/DINDIKBUD/2021 tentang pembelajaran tatap muka terbatas dan/atau pembelajaran jarak jauh tahun pelajaran 2021/2022.

Kepala Dindikbud Basel, Sumadi mengatakan pelaksanaan PTM terbatas tingkat PAUD, TK, SD dan SMP sederajat dapat dilakukan dengan tetap berprinsip mengedepankan kehati‑hatian serta kesehatan dan keselamatan di sekolah.

"Mulai hari ini tiap‑tiap sekolah di setiap jenjang pendidikan dapat melaksanakan tatap muka terbatas di sekolahnya masing‑masing, namun harus sesuai dengan edaran dan dibarengi dengan protokol kesehatan yang ketat," ujar Sumadi, Senin (16/8/2021).

Baca juga: Kerjasama Kanal, ASN Dinas Kesehatan Bangka Belitung dan Bangka Pos Gelar Pelatihan Jurnalistik

Namun menurutnya, saat ini belum semua sekolah di wilayahnya, yang menerapkan PTM terbatas ini.

"Iya, masih ada beberapa sekolah yang belum melakukan pembelajaran secara tatap muka terbatas mengingat memang sekolah juga kita berikan kewenangan untuk melakukan pembelajaran tatap muka, daring, luring atau sebagainya sesuai dengan kondisi yang ada di sekitar sekolah," ujarnya.

Ia merincikan dari total 88 sekolah jenjang TK/KB atau TPA, ada 29 sekolah yang melakukan kegiatan PTM, 1 sekolah yang menerapkan belajar dari rumah dan 56 sekolah yang menerapkan kombinasi antara belajar dari rumah (BDR) dan PTM.

Kemudian, di tingkat SD sederajat, dari total 96 SD, ada sebanyak 63 sekolah yang menerapkan PTM, 14 sekolah yang menerapkan BDR dan 18 sekolah yang menerapkan pembelajaran dengan sistem gabungan antara tatap muka dan pertemuan jarak jauh (luring).

Lalu di tingkat SMP sederajat, dari total 43 sekolah, ada sebanyak 11 sekolah yang menerapkan PTM, 15 sekolah yang melakukan pembelajaran daring atau online, 2 sekolah dengan pertemuan jarak jauh atau luring, 9 sekolah yang menerapkan kombinasi daring dan luring dan 6 sekolah yang menerapkan BDR dan PTM.

"Untuk sekolah yang menerapkan PTM terbatas atau luring, kami terus mengingatkan untuk peningkatan penerapan protokol kesehatan sehingga tidak ada kasus baru di tingkat pendidikan," tegasnya.

Baca juga: Temuan Varian Delta di Bangka Belitung, Satgas Penanganan Covid-19 Mengeluarkan 8 Rekomendasi

Halaman
123
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved