Breaking News:

TPI Yayasan Masjid Al I'ttihaad Siapkan Pemakaman Jenazah Covid-19, Biaya Rp 1,5 Juta

Tempat Pemakaman Islam (TPI) Yayasan Masjid Al I'ttihaad Sungailiat sudah menyiapkan lahan khusus untuk pemakaman jenazah pasien Covid-19.

Penulis: edwardi | Editor: El Tjandring

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Tempat Pemakaman Islam (TPI) Yayasan Masjid Al I'ttihaad Sungailiat sudah menyiapkan lahan khusus untuk pemakaman jenazah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang masih berada di kawasan TPU Kubur Pasang Kelurahan Sri Menanti Sungailiat.

Sedangkan untuk pemakaman jenazah yang reguler sebelumnya memang sudah ada di areal blok lainnya yang sudah tertata atau tersusun rapi.

"Sebenarnya pelaksanaan pemakaman di TPU ini pada prinsipnya sama saja, tidak ada maksud untuk membeda-bedakan antara lokasi pemakaman jenazah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dengan jenazah biasa, namun hal ini terjadi karena ada masalah di ukuran kuburan yang akan digali saja," kata Remdan Hamzah (72), Koordinator Pemakaman TPI Yayasan Masjid Al I'ttihaad Sungailiat ditemui Bangkapos.com, Rabu (18/08/2021) di sela-sela kegiatan pemakaman jenazah pasien Covid-19.

Ditambahkannya, untuk pemakaman jenazah reguler (biasa) dimana ukuran lobang kuburan 1,8 meter x 0,8 meter, sedangkan untuk jenazah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 ukuran lobang kuburan lebih besar yakni 2 meter x 1 meter, karena menggunakan peti mati sehingga harus ditambahkan bantalan dari semen cor agar tidak amblas.

"Areal TPU ini sudah ditata dan dikelola dengan manajemen yang baik dimana ukurannya harus standar dan sama, kalau di areal pemakaman yang reguler ukuran kuburannya sudah sama dan rapi, sedangkan jenazah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 ini ukuran lobang makamnya lebih besar karena menggunakan peti jenazah, jadi kalau digabungkan disana khawatir nanti ukuran makamnya jadi tidak sama dan tidak rapi lagi kelihatannya," jelas Remdan Hamzah.

Diungkapkannya, untuk petugas penggali kubur yang menerima honor tetap dari yayasan hanya ada 2 orang, sedangkan sisanya para penggali kubur yang lain sifatnya hanya relawan saja.

"Memang untuk menggali kuburan disini paling tidak ada 4-5 orang, penggali kubur yang tetap 2 orang dan sisanya relawan, untuk relawan ini yang memberi honornya pihak Pengurus RKM (Rukun Kematian) jenazah yang dikuburkan," ujar Remdan Hamzah.

Diungkapkannya, sebenarnya pihak TPI Yayasan Masjid Al I'ttihaad ini hanya memfasilitasi lokasi pemakaman jenazah, sedangkan yang bertanggungjawab untuk penggalian kuburnya itu pihak pengurus RKM, karena dulu ada rapat soal ini dimana pihak RKM ingin tetap merasakan adanya hubungan kekeluargaan dengan si jenazah.

"Namun belakangan ini hanya ada beberapa RKM saja yang masih bertahan dengan kesepakatan ini, sedangkan kebanyakan pengurus RKM-RKM lainnya sudah menyerahkan kepada pengurus yayasan disini untuk melakukan penggalian kuburan ini," imbuh Remdan Hamzah.

Ditegaskannya, untuk jenazah pasien Covid-19 ini seluruh penggalian lobang kuburan dilakukan petugas yayasan, sedangkan anggota TRC Satgas Penanganan Covid-19 itu hanya mengangkat peti jenazah dan menimbun jenazah saja.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved