Breaking News:

Bangka Pos Hari Ini

Angka Kemiskinan Belitung Timur di Atas Provinsi, Disebabkan Permasalahan Global Pandemi Covid-19

pandemi menyebabkan banyak pekerja yang menganggur hingga daya beli masyarakat yang jauh menurun

Editor: Agus Nuryadhyn
posbelitung.co
Wakil Bupati Belitung Timur Khairil Anwar memimpin Rakor TKPKD di Ruang Gunung Lumut Kantor Bappelitbangda Belitung Timur, Kamis (19/8/2021). (Posbelitung.co/BryanBimantoro) 

BANGKAPOS.COM - Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Belitung Timur melaporkan angka kemiskinan di Belitung Timur pada tahun 2020 adalah 6,53 persen.

Angka itu merupakan yang tertinggi di Kepulauan Bangka Belitung dan jauh di atas angka kemiskinan provinsi yaitu 4,53 persen.

Dibandingkan dengan tahun 2019 sebenarnya ada penurunan angka kemiskinan yang mana pada tahun itu adalah 6,6 persen. Namun angka itu tetap di atas angka provinsi yaitu 4,62 persen.

Baca juga: Aksi Nyata Karang Taruna se Belitung Timur, Bantu Beras dan Kebutuhan Pokok ke Masyarakat

Ditemui usai Rakor TKPKD di Kantor Bappelitbangda Belitung Timur, Kamis (19/8/2021), Wakil Bupati Belitung Timur sekaligus Ketua TKPKD Belitung Timur Khairil Anwar bilang bahwa hal ini sebagian besar disebabkan karena permasalahan global pandemi virus corona.

Dia mengatakan pandemi menyebabkan banyak pekerja yang menganggur hingga daya beli masyarakat yang jauh menurun.

"Angka kemiskinan dapat ditekan apabila seluruh OPD teknis saling bersinergi. Sinergi yang dimaksud adalah menyusun program kegiatan yang diarahkan pada pemberdayaan masyarakat. Kepala Bappelitbangda bilang saat ini kita sudah jauh meningkat dalam pendanaan OPD. Syukur alhamdulillah sudah mencapai 80 persen," ujar Wabup Khairil.

Dia menegaskan bahwa dengan program pemberdayaan yang diinisiasi oleh tiap OPD teknis terkait, masyarakat bisa menerima efek ekonomi yang berkelanjutan. Jika hanya menerima bantuan terus, Wabup Khairil takut masyarakat tidak akan bisa mandiri secara ekonomi dan susah untuk mengembangkan ide," tambahnya.

Baca juga: Hari Ini 77 Warga di Kabupaten Bangka yang Tertular Covid-19, Empat Diantaranya Balita

Ia meyakini bahwa pengentasan kemiskinan ini adalah masalah krusial dan tidak bisa diselesaikan secara parsial namun harus terintegritas. Ia menargetkan dalam lima tahun ke depan angka kemiskinan di Belitung Timur menjadi 5,88 persen pada 2026.

"Dalam pengentasan kemiskinan paling tidak kita keroyok lah. Punya tekad kuat di Belitung Timur. Semua harus dukung suka atau tidak suka dalam pengalokasian bantuan maupun pemberdayaan," harapnya.

Sementara itu, Kepala Bappelitbangda Belitung Timur Bayu Priyambodo membenarkan tingginya angka kemiskinan Belitung Timur dibandingkan dengan angka provinsi. Namun dia meyakini bahwa angka kemiskinan dapat diturunkan secara bertahap melalui penyusunan RPJMD 2021 2026.

"Jadi kami sampaikan tadi, target angka kemiskinan akan kita turunkan secara bertahap dalam periode lima tahun RPJMD. Penurunan angka kemiskinan sudah menjadi indikator pembangunan kita, sasaran itu bahkan jadi tujuan renstra perangkat daerah," jelas Bayu.

Mengingat angka kemiskinan menjadi indikator pembangunan, sambungnya, maka otomatis harus diterjemahkan dalam program kegiatan. Saat ini, OPD strategis sudah mengintegrasikan program kegiatan.

Dia sebut penanggulangan kemiskinan akan digarap secara tematik, menjadi sasaran holistik gabungan OPD dan integratif anggaran dari seluruh program program tersebut.

Baca juga: Perempuan Inggris Ternyata Tak Pakai Celana Dalam Saat Beraktivitas Sehari-hari, Inilah Alasannya

Bayu juga menyatakan pelibatan Kecamatan dan Desa juga tidak dapat dikesampingkan, terutama dalam memberikan data kemiskinan yang benar sehingga program kegiatan lebih tepat sasaran.

"Kita akan menentukan secara spasial juga dengan Kecamatan dan desa. Jangan sampai program pengentasan kemiskinan tidak tepat sasaran. Menyasar memang ke data penduduk miskin sehingga program yang digelontorkan benar benar bisa mengentaskan kemiskinan," tutupnya. (s1)

Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved