Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Jokowi Izinkan Sekolah Kembali Dibuka, Gubernur Babel Bakal Buka Gerai Vaksinasi Covid-19 di Sekolah

Presiden Joko Widodo telah mengizinkan pihak sekolah untuk kembali melaksanakan pembelajaran tatap muka.

Penulis: Riki Pratama | Editor: nurhayati
Diskominfo Babel
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Presiden Joko Widodo telah mengizinkan pihak sekolah untuk kembali melaksanakan pembelajaran tatap muka. Dengan syarat semua siswa telah melaksanakan vaksinasi Covid-19.

Dengan rencana presiden tersebut, Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman berencana bakal membuka gerai vaksinasi di sekolah.

"Misalkan presiden mewacanakan sekolah akan diselenggarakan proses belajar tatap muka. Namun bagi siswa yang telah divaksin, maka kita buka gerai vaksinasi di sekolah,"kata  Erzaldi Rosman, saat mendengar sejumlah rencana aksi empat satuan tugas, di Ruang Tanjung Pendam Kantor Gubernur, Jumat (20/8/2021).

Dia juga menyambut baik, terkait rencana  target 20 ribu  per hari vaksinasi yang akan dilakukan oleh Satgas Vaksinasi Covid-19.

"Saya meminta seluruh stakeholder untuk bekerja sesuai tupoksi dan dilakukan secara serius agar pandemi Covid-19 di Babel segera landai," harap Erzaldi.

Selain itu, dia juga meminta pelaksanaan vaksinasi dapat dilakukan pada tempat umum dan dengan proses jemput bola.

"Apabila telah divaksin langsung didata pada aplikasi P-Care Vaksinasi, agar jumlah tervaksin terdata ke pemerintah pusat," lanjutnya.

Menurutnya, pemerintah daerah juga bakal menggelar vaksinasi terpusat di sejumlah daerah di Bangka Belitung.

"Terutama daerah yang zona merah relatif padat penduduk memiliki risiko penularan lebih tinggi jadi memang kemungkinan besar akan diprioritaskan," harapnya.

Dia menilai, kebijakan itu dilakukan untuk mempercepat herd immunity atau kekebalan kelompok di masyarakat Bangka Belitung.

Sementara,  Wakapolda Babel, Brigjen Pol Umar Dani, menjelaskan kondisi tenaga vaksinator saat ini berjumlah 938 orang,

Kemudian dan jumlah gerai vaksin sebanyak 88 titik lokasi. Dengan target 20.000 vaksin per hari.

"Dengan jumlah penduduk Babel sebanyak 1.137.824 jiwa maka dibutuhkan waktu kurang lebih 2 bulan untuk mencapai herd imunity di Babel," kata Umar

Dia mengatakan tenaga vaksinator dari BKKBN akan diperbantukan sebanyak 169 orang sehingga target dua bulan dapat terealisasi.

"Target dapat tercapai asalkan proses vaksinasi dilakukan tidak sendiri-sendiri, namun bersinergi antara TNI, Polri, dan Pemda," harap Umardani. (Bangkapos.com/Riki Pratama)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved