Breaking News:

Bangka Pos Hari Ini

Orangtua Siswa Resah Terkait Penulisan Kata Dalam Cerita Mulok Terlalu Berlebihan

Pada modul berisi cerita‑cerita rakyat Belitung itu terdapat artikel Asal Usul Pulau Belitung.

Editor: Agus Nuryadhyn
posbelitung.co
Budayawan Belitung Fithrorozi, Kamis (19/8/2021). (Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari) 

BANGKAPOS.COM - Orang tua siswa sekolah dasar (SD) di Tanjungpandan mengeluhkan penulisan pada modul pembelajaran muatan lokal. Pada modul berisi cerita‑cerita rakyat Belitung itu terdapat artikel Asal Usul Pulau Belitung.

Pada tulisan tersebut, Hani, orang tua siswa mengatakan penulisan dan pemilihan kata pada cerita tersebut terlalu gamblang dan berlebihan ketika disampaikan kepada anak kelas 3 SD.

Kepada Bangka Pos Group, Rabu (18/8/2021) malam, ia menceritakan sebenarnya mulai mengetahui artikel ini sekitar sebulan yang lalu setelah tugas membaca diberikan guru secara daring.

"Ketika saya baca, kok begini amat. Cuman mau komen gak enak. Kan ada tulisan seorang putri ini punya penyakit. Harusnya bahasanya bisa diperhalus," katanya.

Baca juga: Nasib Elsa, Semua Kebohongan Terungkap, Bocoran Ikatan Cinta Jumat 20 Agustus 2021

Semula ia merasa tak enak mengomentari artikel tersebut karena dirinya bukan warga asli Belitung, namun berasal dari Surabaya. Di satu sisi, ia merasa bingung karena bukan budayanya.

Tapi di sisi lain, sebagai ibu, ia mempertanyakan kelayakan penulisan tersebut bagi putranya yang masih berada di bangku kelas 3 SD.

Ditambah, ketika membaca halaman berikutnya, ia semakin merasa risih dengan penulisan cerita tersebut.

Hani juga merasa bingung harus menjelaskan kepada anak, disaat yang sama khawatir materi tersebut akan dimuat dalam ulangan harian yang biasanya dilakukan setiap Senin di sekolah putra sulungnya.

Merasa bingung menindaklanjuti hal tersebut, warga Desa Dukong, Kecamatan Tanjungpandan ini kemudian mengajak orang tua siswa lain yang tergabung dalam grup WhatsApp agar membaca tulisan tersebut.

"Apakah mereka notice (sadar) gak ada yang salah di situ? Ketika mereka baca, ada yang bilang 'astagfirullah aladzim, kok gini amat'," cerita dia.

Halaman
123
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved