Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Penanganan Covid-19 di Bangka Belitung Masih Lemah, Begini Upaya Pemprov Mengatasi

Wakil Gubernur Bangka Belitung (Babel), Abdul Fatah, mengatakan, penanganan Covid-19 di Babel masih menjadi sorotan pemerintah pusat.

Penulis: Riki Pratama | Editor: El Tjandring
Bangkapos.com/Riki Pratama
Wakil Gubernur Babel, Abdul Fatah. 

BANGKAPOS.COM, BANGKAWakil Gubernur Bangka Belitung (Babel), Abdul Fatah, mengatakan, penanganan Covid-19 di Babel masih menjadi sorotan pemerintah pusat.

Untuk itu pemerintah Provinsi perlu mendorong melalui pembentukan subsatgas dalam penanganan Covid-19.

Hal ini menjadi ide utama dalam rapat teknis terkait rencana aksi satgas, tracing dan tracking, satgas vaksin, satgas isoter dan satgas oksigen dalam rangka penanganan lonjakan penyebaran Covid-19, pada Jumat (20/8/2021) di kantor gubernur.

"Pergerakan penanganan Covid-19 dari data disampaikan pemerintah pusat sangat lemah harus dipacu dan dorong dengan mengoptimalkan. Dibuat subsatgas untuk mengatasi empat eleman, tracing dan tracking, vaksinasi, keoksigenan dan keempat berkaitan dengan isolasi terpadu atau terpusat," jelas Abdul Fatah kepada Bangkapos.com, Jumat (20/8/2021) di kantor gubernur.

Dia mengatakan tim ini nantinya akan bekerja sama dalam upaya percepatan penanganan Covid-19 di setiap daerah.

"Tim ini akan bergerak dan bersinergi dengan pemerintah tingkat kabupaten/kota dibuat tim yang sama dengan pembagian tugas. Dari pemerintah provinsi memberikan advokasi dan evaluasi termasuk dorongan untuk percepatan penanganan persolan Covid-19,” katanya.

Baca juga: Percha Leanpuri Meninggal di Usia 35 Tahun, Menhub Budi Karya hingga Teman SMP Kenang Sosoknya

Baca juga: 15 Tahun Menikah, Wanita Ini Tak Penah Tidur dengan Suami, Alasannya Ternyata Bikin Sedih

Baca juga: Cara Mudah Melacak Lokasi Seseorang di WhatsApp, Tak Perlu Aplikasi Tambahan, Bisa 15 Menit & 1 Jam

Diketahui, berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Bangka Belitung memiliki total sasaran warga yang harus divaksin yakni 1.137.824 orang.

Dengan rincian Sumber Daya Manusia (SDM) Kesehatan 11.099 orang, Patugas Publik 89.573 orang, lansia 95.863 orang, masyarakat umum 789.856 orang dan remaja 151.433 orang.

Hingga saat ini yang telah melaksanakan vaksinasi tahap pertama 256.023 orang atau 22,48 persen.

Vaksin tahap kedua 165.347 orang atau 14,52 persen, dan vaksin ketiga 2.300 orang atau 0,20 persen.

Halaman
1234
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved