Stok Vaksin Covid-19 Bagi Warga Babel Cukup, Ayo Hidup Sehat dan Patuhi Prokes 5M
Juru Bicara Satuan Tugas (Jubir Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka Boy Yandra mengaku sempat kewalahan
Penulis: Edy Yusmanto |
BANGKAPOS.COM - Juru Bicara Satuan Tugas (Jubir Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka Boy Yandra mengaku sempat kewalahan mengatur skema penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4.
Ada kelebihan dan kekurangan yang harus disikapi bijaksana.
Misalnya soal pembatasan aktivitas masyarakat hingga konsisten mendata dan melaksanakan vaksinasi.
Tujuannya hanya untuk menekan angkan terkonfirmasi positif covid-19 dan memutus mata rantai penyebaran virus ini.
"Memang ada keuntungan ada kerugian, kerugiannya aktivitas kita dibatasi, tapi untuk vaksin kita lebih diutamakan," kata Boy kepada bangkapos.com beberapa waktu lalu.
Soal suntik vaksin, Boy menyebut akan terus gencar melakukannya.
Ini semua merupaka bagian dari tanggung jawab dan upaya untuk mencegah penyebaran virus covid-19.
Setidaknya, masih ada ratusan ribu orang yang belum divaksin dosis satu hingga dosis dua.
"Kita kan total 255.161 orang di kabupaten Bangka, baru tercapai 50 ribuan untuk vaksin dosis 1 dan 40 ribuan untuk vaksis dosis 2," ujar Boy.
Dan yang paling penting protokol kesehatan covid-19 dijalankan. Perilaku hidup sehat seperti mencuci tangan, menjaga jarak, memakai masker, mengurangi mobilitas dan menghindari kerumunan (5M) dietrapkan secara baik.
Stok Vaksin Cukup
Ketua Satgas Percepatan Vaksinasi Bangka Belitung yang juga merupakan Wakapolda Kepulauan Bangka Belitung Brigjen Pol Umar Dani memastikan stok vaksin untuk masyarakat Bangka Belitung cukup.
"Kalo ketersediaan vaksinya cukup, seluruh vaksinator yang ada saat ini ada sebanyak 938 orang ,tapi dari jumlah itu tidak full sebagai vaksinator karena masih punya tanggung jawab lain sesuai tugas pokoknya, ada yang dokter, perawat, bidan harus melaksanakan tugas rutinnya, jadi kita sepakati per shif dibagi 3 kelompok sehingga tidak ada yang dirugikan, dan pelayanan masyarakat di luar vaksin dapat terlayani," terang Umar.
Dalam satu hari, Bangka Belitung menargetkan 20 ribu orang divaksin melalui 88 gerai vaksinasi yang sudah terkoneksi dengan aplikasi Pcare.
Satu gerai vaksinasi melayani kurang lebih sekitar 2.500 orang.
"Satu gerai bisa vaksin 2.500-an orang, ini berat, jadi kita harus ada terobosan lain, jadi tidak menggunakan fasilitas kesehatan mungkin ada vaksinasi keliling jadi masyarakat lansia, disabilitas atau yang kondisi fisik sehingga nanti petugas yang datang," beber Umar. (Bangkapos.com/Edy Yusmanto/Arya/Anthoni)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20210820-ilustrasi-penyuntikan-vaksinasi-covid-19-dari-dinas-kesehatan-kota-pangkalpinang.jpg)