Breaking News:

Bangka Pos Hari Ini

Umar Dani: Percepat Vaksinasi di Bangka Belitung Akan Melibatkan Vaksinator dari BKKBN

ketersediaan vaksin masih cukup. Termasuk, vaksinator yang sampai saat ini jumlahnya sebanyak 938 orang.

Editor: Agus Nuryadhyn
Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra
Kegiatan vaksinasi untuk anak-anak usia 12-17 tahun di Gedung Sepintu Sedulang, Jum'at (20/8/2021).(ilustrasi) 

"Dengan paling besar pada Kabupaten Belitung yakni 39,65 persen dan paling kecil Kabupaten Bangka Tengah yakni 3,71 persen," ujar Bangun.

Diakuinya, untuk cakupan vaksinasi Babel secara keseluruhan, sudah sebesar 22,50 persen untuk vaksin dosis pertama.

Namun menurutnya, jumlah ini lebih kecil dibandingkan dengan cakupan nasional yang sudah mencapai 27,04 persen.

"Begitu juga untuk cakupan vaksin kedua, Babel baru 14,56 persen, lebih kecil dibandingkan dengan cakupan nasional sebesar 14,69 persen. Untuk cakupan vaksinasi lengkap Babel, baru sebanyak 14,56 persen dari total sasaran 1.137.824 orang," jelasnya.
Menurutnya, pelaksanaan vaksinasi yang dilakukan di berbagai titik selalu didukung penuh oleh unsur TNI-Polri serta instansi lainnya. "Hal ini agar dapat mempercepat akselerasi cakupan vaksin yang optimal dan segera mungkin," kata Bangun. (ara/s2)

KABID Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang, dr Della Rianadita mengatakan berdasarkan data, sudah 3.226 penyuntikan vaksin pertama pada anak anak usia 12 tahun ke atas. Diakuinya, vaksin yang diberikan masih jenis Sinovac.

"Moderna untuk masyarakat umum untuk dosis satu dan dosis dua, untuk usia di atas 18 tahun, belum untuk anak anak jadi vaksin untuk anak yang kita berikan tetap Sinovac," ujar Della, Jumat (20/8/2021).

Baca juga: Hari Ini 103 Orang di Kabupaten Bangka Sembuh dari Covid-19, Warga Dimbau Selalu Patuhi Prokes

Menurutnya, untuk vaksinasi pelajar, masih terkendala stok vaksin yang belum bisa mengakomodir seluruh jumlah siswa.

"Kita dari Dinas Kesehatan juga Pemerintah Kota terus berupaya agar kita terus mendapatkan suplai vaksinasi, agar bisa mencukupi semuanya termasuk para pelajar kita. Stok kita ada tapi harus juga diakomodir untuk masyarakat umum, vaksin untuk anak juga terus kita lakukan tapi bertahap," tambahnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pangkalpinang, Eddy Supriadi menyambut antusias vaksinasi untuk pelajar tersebut jika tersedia banyak.

Baca juga: Percepatan Proses Pembuatan Setifikat Meningkatkan PAD Kota Pangkalpinang

Diakui Eddy, wacana ingin melaksanakan vaksin massal di sekolah sebetulnya sudah sejak lama, namun belum juga terealisasikan.

Halaman
123
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved