Breaking News:

Berita Bangka

Testing Harian di Kabupaten Bangka Belum Mencapai Target, Ini Kendalanya Menurut Dinkes

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka, dr Then Suyanti mengatakan pemkab Bangka masih membutuhkan sejumlah peralatan perawatan Covid-19.

Penulis: Arya Bima Mahendra | Editor: El Tjandring
(Bangkapos/Arya Bima Mahendra)
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka, dr Then Suyanti. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka, dr Then Suyanti mengatakan pemkab Bangka masih membutuhkan sejumlah peralatan perawatan Covid-19.

Beberapa hari sebelumnya, pemkab Bangka telah menerima bantuan 50 Oxygen Consentrator dari Panglima TNI, Kapolri dan Presiden RI.

Saat ini, Then mengatakan bahwa Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka masih kekurangan sejumlah alat-alat perawatan bagi pasien Covid-19.

Adapun beberapa alat yang dimaksud antara lain adalah ventilator dan alat rapid test antigen.

Diketahui ventilator adalah bantu pernapasan yang merupakan sebuah mesin yang dapat memberikan napas kepada pasien yang secara fisik tidak dapat bernapas, atau bernafas kurang.

Baca juga: Siap Siap Hari Patah Hati Nasional, Ariel NOAH Akhirnya Bakal Menikah Setelah 13 Tahun Menduda

Baca juga: Kapolri Listyo Sigit Sebut Ada Peningkatan Positif Covid-19 Setelah Dilakukan Pelonggaran PPKM

Baca juga: Perseteruan ICW dan Moeldoko, Otto Hasibuan Ultimatum untuk Minta Maaf dalam Waktu 5 Hari

"Ventilator kita butuh 25, antigen butuhnya 5.000 per hari," kata Then saat dihubungi Bangkapos.com, Minggu (22/8/202).

Menurutnya peralatan tersebut dibutuhkan untuk memenuhi target testing dan traching harian Kabupaten Bangka sesuai dengan Inmendagri No. 30 Tahun 2021 tentang PPKM level 4 covid-19 di wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara dan Papua.

Dalam instruksi tersebut tertulis bahwa kebupaten Bangka harus mencapai target sebanyak 5.061 setiap harinya.

Sementara itu, Then mengungkapkan bahwa jumlah testing harian di kabupaten Bangka masih jauh dari jumlah tersebut.

"Selain bantuan yang Oxygen Consentrator kemarin, kalau bisa kami juga dikasih bantuan ventilator dan alat antigen," ungkapnya.

Dengan demikian, proses testing, traching, treatment dapat dilakukan secara maksimal dan memenuhi target.

(Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved