Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Ditlantas Polda Babel Lakukan Penyekatan di Masa PPKM, Pengunjung Pusat Keramaian Dibatasi

Ditlantas Polda Bangka Belitung, melakukan penyekatan pengunjung pusat keramaian sepanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Penulis: Antoni Ramli | Editor: El Tjandring
ist Polda Babel
Jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda, Bangka Belitung, melakukan penyekatan pengunjung sepanjang PPKM. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Direktorat Lalu Lintas Polda, Kepulauan Bangka Belitung, melakukan penyekatan pengunjung pusat keramaian sepanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Sejumlah objek wisata dan pusat keramaian menjadi fokus penyekatan yang dimulai pada operasi Aman Nusa II, baru-baru ini.

Kabag Bin Ops, Ditlantas Polda Babel Kompol Deddy Dwitya Putra, menyebut, penyekatan tersebut sebagai treatment pembatasan pengunjung di objek objek wisata.

Baca juga: Suami Istri Pemilik Ruko di Air Ruay Nekat Turun Lewat Atap Lantai Dua Saat Api Membakar Lantai Satu

Selain objek wisata, Alun Alun dan pusat keramaian lainnya, juga menjadi fokus penyekatan yang bersinergi dengan pemerintah daerah, pengelola serta pemangku kepentingan lainnya.

"Untuk penyekatan dipusatkan di tempat-tempat keramaian dan wisata. Kalau di sini (Pangkalpinang) pantai Pasir Padi dan Alun Alun Taman Merdeka (ATM)," ujar Deddy mewakili Direktur Lalu Lintas Polda Babel, Kombes Pol Hindarsono, Senin (23/8/2021).

Baca juga: Ini Pesan Terakhir Mahasiswa S2 ITB yang Akhiri Hidup Secara Tragis di Kamar Kos

Baca juga: Wanita Ini Tak Berdaya Diseret Satpam Hingga Dipaksa Lepas Celana di Depan Kamera HP, Ternyata

Baca juga: Dua Artis Cantik Ini Ngaku Pernah Kepergok ART dan Anak Saat Berhubungan Suami Istri, Ini Kisahnya

Penyekatan tersebut, lanjut Deddy sebagai upaya Polri, mendukung upaya pemerintah menanggulangi penyebaran Covid-19, dengan cara pembatasan pengunjung hingga 50 persen.

"Ini merupakan rangkaian operasi Aman Nusa II baru yang melibatkan Polres jajaran. Untuk pembatasan pengunjung kami berkordinasi ke pengelola dan dinas terkait supaya tidak terjadi penumpukan di objek wisata dan pusat keramaian lainnya," bebernya.

Baca juga: Gubernur Babel Izinkan Belajar Tatap Muka Terbatas Tingkat SMA/SMK Kecuali di Dua Kabupaten Ini

Untuk mengoptimalkan program tersebut, pihaknya juga mendirikan posko terpadu, yang melibatakan  petugas gabungan yang bertugas mengontrol jumlah pengunjung objek wisata.

"Kami juga mendirikan posko-posko terpadu untuk memantau akses masuk pengunjung. Kalau sekiranya kapasitas dan muatan mereka berlebihan harus kami batasi, yang berkerumun kami edukasikan supaya mereka tetap mematuhi Prokes," pungkasnya.

Fokus di Pelabuhan Tanjungkalian

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved