Breaking News:

Advertorial

Semarakkan Bulan Kemerdekaan RI, Hima Prodi BKPI IAIN SAS Babel Sukses Gelar Webinar

Himpunan Mahasiswa Bimbingan Dan Konseling Pendidikan Islam (HIMA BKPI) Fakultas Tarbiyah (FT) Institut Agama Islam Negeri Syaikh

Penulis: Iklan Bangkapos | Editor: khamelia
IAIN SAS Babel
Webinar Memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Himpunan Mahasiswa Bimbingan Dan Konseling Pendidikan Islam (HIMA BKPI) Fakultas Tarbiyah (FT) Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurahman Siddik mengadakan Webinar Memperingati Kemerdekaan Indonesia dengan Tema "Peran Generasi Muda Dalam Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh". Kegiatan ini diadakan secara online melalui aplikasi google meet, Minggu (22/08/2021).

Pada webinar kali ini ada hal yang cukup menarik, yaitu dimana ada peserta dari luar daerah juga yang mengikuti webinar kemerdekaan ini. Tentunya hal ini menjadi kebanggaan tersendiri terkhusus bagi panitia webinar.

Kaprodi Bimbingan Dan Konseling Pendidikan Islam (BKPI) Wahyudi, S.Pd.I., M.A menyampaikan dalam sambutannya bahwa dirinya sangat mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh HIMA BKPI, meskipun sedang dalam pandemi dan kegiatan diadakan secara online namun para pemuda.

''Ini masih semangat berpartisipasi dalam kegiatan ini. Tak lupa juga saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Gustin, M. Pd dan Bapak Wahyu Kurniawan, M. Psi., Psikolog yang telah bersedia meluangkan waktu, tenaga, dan bersedia membagikan ilmunya kepada para peserta webinar. Semoga ini semua bernilai ibadah dan juga tentunya menambah wawasan peserta yang hadir malam ini," ucap Wahyudi.

Narasumber yang dihadirkan pada webinar kali ini Gustin, M. Pd selaku Dosen tetap IAIN SAS Bangka Belitung dan Alumni S2 Universitas Negeri Yogyakarta, ini menyampaikan materi Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh, dikatakan Gustin mempunyai makna yang dalam bahwa untuk menuju menjadi bangsa yang tangguh tersebut salah satu komponen utamanya adalah para genarasi muda yang kreatif dan inovatif.

“Kemajuan bangsa saat ini akan banyak ditentukan oleh peran anak muda Masa pandemi, dikatakan Gustin bukan menjadi masalah. Bahkan di sisi lain justru bisa memberikan semangat dan rasa optimis berjuang bersama-sama untuk kemajuan bangsa. Ini sebuah tantangan. Optimismenya adalah bahwa dengan tantangan ini kita bisa memanfaatkan kreatif dan inovatif meski di tengah pandemi," ujarnya.

Wahyu Kurniawan, M. Psi., Psikolog selaku Dosen tetap IAIN SAS Bangka Belitung Materi yang disampaikan sangatlah menarik dan bermanfaat tentunya, yaitu mengenai peran generasi muda dalam kemerdekaan, paham komunisme, radikalisme dan sistem forensi, serta tips dan trik menumbuhkan rasa kepedulian pemuda terhadap kemerdekaan.Semangat perjuangan ini dikatakan Wahyu akan semakin besar ketika bangsa Indonesia dihadapkan pada sebuah tantangan. Salah satunya adalah kondisi pandemi saat ini.

“Berjuang membentuk solidaritas. Begitu juga dalam kompetisi, baik olahraga, pengetahuan dan lain sebagainya. Ini akan membangkitkan jiwa nasionalis dan kuat bahwa segala sesuatu bukan pemberian, tapi ada usaha diri sendiri,” kata Wahyu

Meski ini menjadi kekuatan dan symbol kebangkitan bahkan di tengah situasi pandemi yang kompleks, namun Wahyu mengingatkan tidak menjadi kepuasan dan euphoria berlebihan.

“Kita jangan cepat berpuas diri karena perjalanan masih panjang. Pandemi belum dinyatakan berakhir. Namun ini juga memberi optimis baru bahwa kita pun secara cepat menerima kebiasaan hidup baru,” tutupnya. (*)

Penulis: Ayaknan dan Sinta Sulastri Mahasiswa BKPI

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved