Breaking News:

Tommy Soeharto Cs Disuruh Bayar Utang Sebesar Rp2,6 Triliun, Kamis Ini Disuruh Menghadap Satgas BLBI

Tommy Soeharto Cs Disuruh Bayar Utang Sebesar Rp2,6 Triliun, Kamis Ini Disuruh Menghadap Satgas BLBI

Penulis: Teddy Malaka (CC) | Editor: Teddy Malaka
ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/pd.(ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN)
Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto 

BANGKAPOS.COM -- Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto dpanggil untuk membayar utang kepada negara sebesar Rp2,6 T. Jika tak menyelesaikan utangnya, negara akan melakukan tindakan.

Sebuah pengumuman beredar di media sosial. Isinya panggilan dilakukan oleh Satuan Tugas Penanganan Hak Tagih Negara Dana Bantuan Likuiditas Indonesia,

Ada tiga pihak yang dipanggil dalam pengumuman tersebut.

Pihak yang dipanggil adalah pengurus PT Timor Putra Nasional, Hutomo Mandala Putra dan Ronny Hendrarto Ronowicaksono.

Baca juga: Terungkap Kelakuan Istri Muda Yosef saat Tuti Korban Pembunuhan di Subang Masih Hidup

Baca juga: Titik Terang Sosok Pembunuh Ibu dan Anak di Subang, Istri Muda dan Pacar Amelia Diperiksa Polisi

Pada pengumuman itu, dijelaskan bahwa pemanggilan "sehubungan dengan pelaksanaan tugas Satuan Tugas Penanggulangan Hak Tagih Negara Dana Bantuan Likuiditas Bank indonesia berdasarkan Keputusan Presiden RI nomor 6 Tahun 2021, bersama ini diminta kehadiran saudara pada Kamis, 26 Agustus 2021 Pukul 15 WIB.

Tempat Gd Syafrudin Prawiranegara Lantai 4 Utara, Kementerian Keuangan RI, Jl. Lapangan Banteng Timur 2-4 Jakarta Pusat (dengan protokol Covid-19).

Agenda : Menyelesaikan hak tagih negara dana BLBI berdasarkan Penetapan Jumlah Piutang Negara Nomor PJPN-375/PUPNC.10.05/2009 tanggal 24 Juni 2009 setidak-tidaknya sebesar Rp.2.612.287.348.912,95 atau dua triulun enam ratus dua belas miliar dua ratus delapan puluh tujuh juta tiga ratus sempat puluh dekaoab ribu sembilan ratus dua belas rupiah sembilan puluh lima sen.

Menghadap Ketua Pokja Penagihan dan Litigasi Tim B.

Dalam hal ini sdr Obligor/debitur tidak memenuhi kewajiban penyelesaian hak tagih negara, maka akan dilakukan tindakan sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan.

Demikian pengumuman ini untuk dipenuhi.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved