Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Pemprov Bentuk Satgassus Hingga ke Kelurahan dan Desa, Wagub: Perlu Kerjasama Antar Satgas

Pemprov. Babel membentuk empat Satuan Tugas Khusus, yakni Tracing dan Tracking, Vaksinasi, Oksigen, dan Isolasi terpadu.

Penulis: Riki Pratama | Editor: El Tjandring
Bangkapos/Riki Pratama
Wakil Gubernur Babel, Abdul Fatah, melakukan pertemuan dengan, sejumlah kepala dinas instansi terkait di masing kota/kabupaten, berkaitan dengan pembentukan Satgassus tersebut, pada Rabu (25/8/2021) di ruang Pasirpadi kantor gubernur. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pemerintah Provinsi Babel telah membentuk empat Satuan Tugas Khusus (Satgassus), yakni Satgassus Tracing dan Tracking, Satgassus Vaksinasi, Satgassus Oksigen, dan Satgassus Isolasi terpadu.

Sebelumnya, Pemprov Babel telah memberi nama Satgas yang membidangi setiap bidang dalam penanganan Covid-19, tetapi kembali berubah nama menjadi Satgassus.

Wakil Gubernur Abdul Fatah menyampaikan pembentukan Satgassus tersebut sesuai dengan Instruksi Gubernur Kepulauan Bangka Belitung.

Tertanggal 23 Agustus 2021 nomor 4 tahun 2021 tentang Pencegahan Dan Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Baca juga: Bukan karena Koin Kelapa Sawit, Pria Ini Bisa Beli Mobil Buat Banyak Orang Berkat Uang Kembalian

Abdul Fatah melakukan pertemuan dengan, sejumlah kepala dinas instansi terkait di masing kota/kabupaten, berkaitan dengan pembentukan Satgassus tersebut, pada Rabu (25/8/2021) di ruang Pasirpadi kantor gubernur.

"Kita memerlukan kerjasama antar satgas tingkat provinsi hingga satgas kelurahan dan desa. Kerja sama ini, harus kita mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan pengendalian serta pendataan dan pelaporan terkait penanggulangan Covid-19," jelas Abdul Fatah.

Baca juga: Viral! Wanita Ini Curhat Tekor Habis Rp 4 Juta Untuk Biaya Cerai Padahal Mas Kawin Cuma Rp 100 Ribu

Abdul Fatah, mengharapkan pembentukan satgassus dapat segera dilaksanakan mengingat pertambahan kasus disertai penyebaran vairan baru Delta yang telah ada di Babel.

 "Pemprov Babel juga mendorong setiap kabupaten/kota untuk serapan anggaran yang rendah realisasinya untuk dapat dipacu untuk percepatan," tegasnya.

Dia mengatakan, dalam pelaksanaan nanti pemerintah akan menargetkan 20 ribu vaksin dilakukan setiap hari dengan sasaran terselesaikan vaksinasi dalam waktu dua bulan.

Baca juga: Nasib Penghina Anak Ayu Ting Ting Kini Diujung Tanduk, Ini Hasil Penyelidikan Polisi

"Kami bersama-sama mendorong kabupaten mencapai target yang sudah kita sepakati, demikian hal lainya dan termasuk anggaran agar segera mengeksekusinya," katanya.

Kepala Dinas Kesehatan, Provinsi Bangka Belitung  Andri Nurtito, mengatakan jumlah penduduk Babel yang harus divaksin berjumlah 1.137.824 orang.

"Berdasarkan data per 20 Agustus 2021, yang sudah divaksin dosis 1 baru berjumlah 22.48 persen, sedangkan sudah mendapat vaksin ke dua berjumlah 14.52 persen. Target kita 100 persen," jelas Andri.

Kemudian untuk tenaga vaksinator di Babel, sambung Andri, saat ini berjumlah 938 orang terdiri dari 15 orang anggota TNI, 146 dari Polri dan 777 dari dinas kesehatan yang ajan membantu percepatan melakikan vaksinasi.

"Target kita vaksinasi 100 persen dapat dicapai dalam kurun waktu sekitar dua bulan. Agar target ini dapat dicapai, Satgassus vaksinasi akan membuat posko Satgas vaksin di Dinkes Babel. Selain itu menambah gerai-gerai vaksin, vaksin keliling, vaksin komunitas, serta memperpanjang jam pelayanan vaksinasi," katanya.

(Bangkapos/Riki Pratama)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved