Breaking News:

WHO Ungkap DataPenyakit Darah Tinggi atau Hipertensi, Ada 700 Juta Orang dan Tak Tahu Obatnya

WHO Ungkap DataPenyakit Darah Tinggi atau Hipertensi, Ada 700 Juta Orang dan Tak Tahu Obatnya

Penulis: Teddy Malaka (CC) | Editor: Teddy Malaka
Freepik.com
Ilustrasi 

Lebih dari 700 juta orang dengan hipertensi yang tidak diobati

BANGKAPOS.COM -- Jumlah orang yang hidup dengan hipertensi meningkat dua kali lipat menjadi 1,28 miliar sejak 1990. Ternyata hipertensi ada obatnya.

Organisasi Kesehatan Dunia dan siaran pers bersama Imperial College London

Jumlah orang dewasa berusia 30-79 tahun dengan hipertensi telah meningkat dari 650 juta menjadi 1,28 miliar dalam tiga puluh tahun terakhir, menurut analisis global komprehensif pertama dari tren prevalensi, deteksi, pengobatan dan kontrol hipertensi, yang dipimpin oleh Imperial College London dan WHO, dan diterbitkan hari ini di The Lancet . 

Hampir setengah dari orang-orang ini tidak tahu bahwa mereka menderita hipertensi.

Baca juga: BUKAN Koin Kelapa Sawit, Uang Koin Rp1.000 dan Rp500 Milik Pria Ini Bisa Ditukar Sepeda Motor Matik

Baca juga: Kesabaran Ayu Ting Ting Habis, Tokoh Masyarakat Bojonegoro Siap Bela Kartika Damayanti

Hipertensi secara signifikan meningkatkan risiko penyakit jantung, otak dan ginjal, dan merupakan salah satu penyebab utama kematian dan penyakit di seluruh dunia. 

Hal ini dapat dengan mudah dideteksi melalui pengukuran tekanan darah, di rumah atau di pusat kesehatan, dan seringkali dapat diobati secara efektif dengan obat-obatan yang berbiaya rendah.

Studi yang dilakukan oleh jaringan dokter dan peneliti global ini mencakup periode 1990-2019. 

Baca juga: Cek Daftar Harga Sepeda Polygon Agustus 2021, Jenis Sepeda Balap Kini Paling Diminati

Baca juga: Warga Bakit Terjepit, Tidak Bisa Bekerja di Wilayahnya, Rahman : Kami Mau Cari Makan

Ini menggunakan pengukuran tekanan darah dan data pengobatan dari lebih dari 100 juta orang berusia 30-79 tahun di 184 negara, bersama-sama mencakup 99% dari populasi global, yang menjadikannya tinjauan paling komprehensif dari tren global hipertensi hingga saat ini.

Dengan menganalisis sejumlah besar data ini, para peneliti menemukan bahwa ada sedikit perubahan dalam tingkat keseluruhan hipertensi di dunia dari tahun 1990 hingga 2019, tetapi beban telah bergeser dari negara-negara kaya ke negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah. 

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved