Breaking News:

Disebabkan Beberapa Faktor, Ini Cara Hidupkan Lagi Tanaman di dalam Pot yang Layu

Cara paling umum untuk menghidupkannya kembali adalah dengan menyesuaikan pasokan airnya.

Editor: Ajie Gusti Prabowo
SHUTTERTSTOCK/ANGIEYEOH
Tanaman hias fiddle leaf fig atau ketapang biola. 

BANGKAPOS.COM - Tanaman yang ditanam di dalam pot bisa layu tiba-tiba jika ada yang salah dengan kondisinya.

Berbagai faktor bisa menjadi penyebab tanaman di dalam pot layu, mulai dari tanah yang terlalu cepat mengering, atau air yang tidak bisa mengalir dengan baik karena tanaman tidak memiliki lubang drainase.

Seperti yang dilansir dari Hunker, Rabu (25/8/2021), terkadang, pot yang terlalu kecil juga dapat membatasi akar, mencegahnya tumbuh secara normal.

Beberapa faktor menyebabkan tanaman pot menjadi layu, dan cara paling umum untuk menghidupkannya kembali adalah dengan menyesuaikan pasokan airnya.

Jika itu tidak berhasil, mengganti pot sering kali memecahkan masalah. Berikut cara menghidupkan kembali tanaman yang layu di dalam pot.

1. Rendam dengan air
Batang tanaman tetap tegak ketika sistem vaskular mereka penuh dengan kelembapan dan nutrisi, aliran yang membuat batang tetap kokoh. Ketika tanaman tidak mendapatkan cukup air dari akarnya, batangnya akan melorot.

Jika tanah tanaman layu terasa kering sekitar satu inci di bawah permukaan tanah, maka tanaman mungkin membutuhkan air.

Hidupkan kembali tanaman dengan cepat dengan meletakkan potnya di wastafel yang berisi air bersuhu ruangan. Air harus naik sekitar setengah dari setiap sisi pot. Biarkan pot di wastafel setidaknya selama satu jam, atau sampai tanah terasa basah di bagian atas untuk.

Dan beberapa tanaman, prosesnya bisa memakan waktu beberapa jam. Tanah menyerap air ke atas melalui lubang drainase bawah setiap pot dan menjadi jenuh, pastikan akar mendapatkan kelembapan yang cukup untuk membuat batang menjadi kaku lagi.

Tanaman harus menunjukkan peningkatan yang signifikan pada hari berikutnya. Mengubah pola penyiraman Anda sehingga Anda menyirami tanaman lebih sering akan membantu mencegah layu di masa depan.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved