Breaking News:

Bangka Pos Hari Ini

MENGHARUKAN! Kisah Rara dan Adiknya, Kakak - Beradik yang Jadi Yatim Piatu Akibat Covid-19

Puluhan Anak di Pangkalpinang Kehilangan Orangtua karena Covid-19, satu di antaranya adalah Rara dan Feronika, jadi yatim piatu di usia angat belia

bangkapos
halaman depan bangkapos 26 agustus 2021 

Puluhan Anak di Pangkalpinang Kehilangan Orangtua karena Covid-19, Selengkapnya simak di Bangkapos, Edisi Kamis 26 Agustus 2021

PANGKALPINANG, BANGKAPOS - Sore itu, Rabu (25/8) gerimis melanda sebagian Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Namun sepertinya tak dihiraukan oleh Aprilia Pusungulaa (9) dan Feronika Pusungulaa (14).

Keduanya tampak asyik bermain bulu tangkis di halaman rumah neneknya di Jalan Abdullah H Seman, Kelurahan Gabek 1, Kecamatan Gabek.

Feronika mengaku, hal inilah yang bisa ia dan adiknya lakukan untuk mengurangi rasa rindu kepada ibunya, Widya Oktarina (36) yang meninggal dunia 31 Juli 2021 lalu akibat terinfeksi Covid-19, setelah sebelumnya sempat dirawat di rumah sakit.

Baca juga: Bukan karena Koin Kelapa Sawit, Pria Ini Bisa Beli Mobil Buat Banyak Orang Berkat Uang Kembalian

Sementara sang ayah telah terlebih dahulu meninggalkan mereka beberapa tahun lalu karena sakit.

Rara sapaan akrabnya, semenjak ditinggal sang ibu bersama sang adik tinggal dengan neneknya, Hayati (77) yang menderita lumpuh karena kecelakaan satu tahun silam. Dengan keterbatasannya, Hayati merawat kedua cucunya yang sudah yatim piatu itu dengan penuh cinta dan kasih sayang.

“Sejak ibu meninggal saya tinggal dengan nenek, kadang-kadang paman yang tinggal di sini (Pangkalpinang) juga datang,” ujar Rara ditemui Bangka Pos, Rabu (25/8) petang.

Gadis muda ini mengaku, sering merasa iri jika melihat ada anak sebayanya saat ini masih bisa bermain dan bersenda gurau dengan ibunya.

Bahkan siswa kelas IX SMP Negeri 9 Pangkalpinang ini selalu tak mampu membendung air matanya jika mengingat sang ibu semasa hidupnya.

Baca juga: Lowongan Kerja Lulusan SMA Sederajat, PT Forisa Nusapersada Rekrut Operator Forklift dan Teknisi

Terlebih lagi ketika sang adik sering menanyakan sang ibu, bahkan sering menyebut merindukan sosok ibunya.
“Saya rindu dengan ibu, meskipun ibu sudah tidak ada. Saya iri dengan orang lain yang saat ini ibunya masih ada. Apalagi adik kalau nanya soal ibu kenapa tidak pulang,” ujar Rara sembari menyeka air matanya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved