Breaking News:

PT Timah Tbk Amankan 21 Kampil Pasir Timah dari Penambang Ilegal dari IUP PT Timah 

Tim gabungan PT Timah Tbk melakukan penertiban kawasan IUP mereka di Bedukang Kecamatan Riausilip Kabupaten Bangka.

Penulis: deddy_marjaya | Editor: El Tjandring

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Tim gabungan PT Timah Tbk melakukan penertiban kawasan IUP mereka di Bedukang Kecamatan Riausilip Kabupaten Bangka Selasa (24/8/2021) yang ditambang tanpa izin.

Dalam penertiban tersebut diamankan sebanyak 21 kampil pasir timah seberat 789 kilogram hasil menambang dilokasi.

Selain itu juga diamankan sejumlah barang bukti seperti minyak, slang, timbangan dan lainnya. Barang bukti tersebut selanjutnya diserahkan kepada Sat Reskrim Polres Bangka. 

Selanjutnya AKP Ayu Kusuma Ningrum memimpin anggota mendatangi TKP sekitar pukul 18.00 WIB.

Selanjutnya memasang police line di 3 unit alat berat ekskavator jenis PC dan mesin tambang besar menggunakan mesin PS.

Hal ini dilakukan mengingat kondisi hari sudah malam sehingga diputuskan untuk menggeser barang bukti ke Polres Bangka sulit dilakukan.

Rencananya 3 unit alat berat dan mesin akan digeser ke Polres Bangka Rabu (24/8/2021).

Sedangkan untuk pemilik, AKP Ayu Kusuma Ningrum akan melakukan pemanggilan.

Sementara itu pihak PT Timah Tbk melalui Anggi Siahaan Kepala Bidang Komunikasi saat dikonfirmasi masih belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi mengatakan wilayah konsesi PT Timah Tbk kembali dijarah tambang tanpa izin.

Tepatnya di Dusun Bedukang, Desa Deniang, Kecamatan Riau Silip, Kabupaten Bangka.

Hal ini terbukti setelah tim gabungan mendatangi lokasi didapati satu unit alat tambang dan tiga eksavator yang beroperasi di konsesi PT Timah Tbk.

"Tim gabungan yang terdiri tim pengamanan internal PT Timah Tbk bersama Aparat Penegak Hukum (APH) menemukan tiga unit eksavator, 21 kampil pasir timah, satu unit alat tambang darat. (bangkapos.com/deddy marjaya)

Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved