Breaking News:

Opini

Bangkitnya Ekspor Lada Babel

Setelah pandemi melanda, perekonomian Babel terkontraksi yang menyebabkan laju pertumbuhan keempat lapangan usaha yang memberikan kontribusi terbesar

Editor: Agus Nuryadhyn
Bangkapos.com/Edwardi
Contoh lada yang dijual petani. 

* Rahma Nurhamidah - Fungsional Statistisi BPS Provinsi Bangka Belitung

BANGKAPOS.COM - Bangka Belitung (Babel) terkenal sebagai penghasil lada putih.

Namun, sayangnya ekspor lada Babel sempat terpuruk karena pandemi.

Dengan kenaikan ekspor lada Babel yang perlahan terjadi, akankah hal ini menunjukkan bahwa ekspor lada Babel bangkit kembali?

Bangka Belitung merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang ikut terkena dampak pandemi.

Hampir semua lapangan usaha perekonomian di Babel terpuruk akibat pandemi, terkecuali lapangan usaha pertanian.

Berdasarkan distribusi produk domestik regional bruto tahun 2020 dibandingkan tahun 2019 (year on year), lapangan usaha pertanian mampu memberikan kontribusi terbesar selama empat triwulan dengan rata rata kontribusi sebesar 20,57 persen.

Baca juga: Jamaludin: Harga Sawit Saat ini Menguntungkan Petani, Diatas Rp2.500 Perkilogram Jadi Sejarah

Setelah pandemi melanda, perekonomian Babel terkontraksi yang menyebabkan laju pertumbuhan keempat lapangan usaha yang memberikan kontribusi terbesar terhadap perekonomian Babel juga terkontraksi hingga triwulan (TW) IV 2020, terkecuali lapangan usaha pertanian.

Lapangan usaha pertanian tetap tumbuh positif dari TW I IV 2020. Pada TW IV 2020, lapangan usaha tersebut mampu tumbuh sebesar 14,42 persen sekaligus memberikan kontribusi terbesar terhadap perekonomian Babel dengan besar kontribusi 20,45 persen.

Lapangan usaha pertanian merupakan penyangga perekonomian Babel di tengah pandemi.

Halaman
1234
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved